BMKG Kembali Bunyikan Alarm Cuaca Ekstrem, Tangerang Raya Masuk Fase Kritis!
RMBANTEN.COM - Kota Tangsel — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang, berlaku hari ini, Minggu, 25 Januari 2026.
BMKG menegaskan, meskipun sebagian wilayah Jabodetabek mengalami penurunan status, Tangerang Raya masih berada dalam level kewaspadaan tinggi, menyusul potensi hujan ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga 28 Januari 2026.
Status AWAS, Warga Diminta Tidak Lengah
BMKG mencatat, wilayah Tangerang Raya sempat masuk dalam status “AWAS”, menyusul intensitas hujan yang berpotensi sangat lebat. Kondisi tersebut dinilai masih berisiko memicu bencana hidrometeorologi lanjutan.
Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan rawan banjir dan daerah aliran sungai.
Pola Cuaca: Tenang di Pagi, Ekstrem di Malam Hari
Berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi cuaca di Tangerang Raya diprediksi cerah berawan pada pagi hingga siang hari. Namun, situasi berpotensi berubah drastis menjelang sore hingga malam hari.
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, bahkan berpotensi lebat hingga sangat lebat, diprakirakan turun disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai dampak lanjutan cuaca ekstrem, mulai dari banjir, genangan air, hingga angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan infrastruktur.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Tangerang dan wilayah sekitar telah disiagakan penuh untuk merespons cepat apabila terjadi keadaan darurat.
Akses Informasi Resmi dan Real-Time
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca melalui kanal resmi, di antaranya:
- Prakiraan Cuaca Kota Tangerang
- Prakiraan Cuaca Serpong/Tangerang Selatan
- Informasi real-time Signature BMKG
Masyarakat juga diminta segera melapor kepada aparat setempat atau BPBD jika menemukan potensi bahaya akibat cuaca ekstrem.
BMKG menegaskan, kewaspadaan kolektif menjadi kunci untuk meminimalkan risiko dan dampak cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Tangerang Raya dalam beberapa hari ke depan.![]()
Patandang 23 jam yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Warta Banten | 2 hari yang lalu
Peristiwa | 2 hari yang lalu
Warta Banten | 5 hari yang lalu
Warta Banten | 2 hari yang lalu
Kaamanan | 2 hari yang lalu
Ékobis | 5 hari yang lalu
Warta Banten | 5 hari yang lalu
Kabudayaan | 5 hari yang lalu
