Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

50 Pemuda Banten Digembleng Ala Militer, Disiapkan Jadi Calon Pemimpin Masa Depan

Laporan: Firman
Rabu, 13 Mei 2026 | 07:33 WIB
Foto: Dok. Biro Adpimpro Banten
Foto: Dok. Biro Adpimpro Banten

RMBANTEN.COM - Pandeglang - Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten menggelar pelatihan kepemimpinan dan pembentukan karakter bagi 50 pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan serta perwakilan kabupaten/kota se-Banten.
 

Kegiatan yang berlangsung pada 12-13 Mei 2026 itu digelar di Kawasan Life Skill Kepemudaan Pemprov Banten, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Keroncong, Kabupaten Pandeglang.
 

Dalam pelatihan tersebut, para peserta digembleng dengan pola semi militer melalui kegiatan luar ruangan, pembinaan disiplin, hingga tinggal di barak yang dipisahkan untuk peserta putra dan putri.
 

Peserta Tinggal di Barak
 

Selama pelatihan, peserta menempati barak berukuran 12x6 meter sebagai bagian dari pembentukan mental, disiplin, dan karakter kepemimpinan.
 

Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa, terutama menghadapi bonus demografi.
 

“Adik-adik sebagai pemuda harus bisa menentukan pilihan. Apakah ingin berperan positif atau menyumbangkan peran negatif dalam pembangunan. Pelatihan ini untuk mengarahkan pilihan tersebut,” kata Deden, melansir laman bantenprov.go.id, Selasa (12/5/2026).
 

Organisasi Jadi Ruang Belajar
 

Menurut Deden, organisasi kepemudaan menjadi wadah penting untuk membangun pengalaman dan karakter kepemimpinan generasi muda.
 

Ia menilai pemuda yang aktif berorganisasi akan lebih siap menghadapi tantangan pembangunan dibanding yang tidak terlibat dalam kegiatan positif.
 

“Organisasi adalah ruang belajar. Pemuda yang aktif berorganisasi akan lebih siap menjadi bagian dari pembangunan,” ujarnya.
 

Peserta Minta Pelibatan Pemuda Diperluas
 

Salah satu peserta, Fauzul Hakim dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), mengapresiasi pelatihan yang digelar Pemprov Banten.
 

Menurutnya, metode pelatihan dengan tinggal di barak dan kegiatan outdoor memberikan pengalaman baru dalam membangun kedisiplinan dan kebersamaan.
 

“Kami menyambut baik kegiatan seperti ini, di mana ada langkah kolaboratif yang lebih kuat antara pemuda Banten dan Pemprov,” katanya.
 

Namun Fauzul berharap pelibatan pemuda tidak berhenti pada pelatihan saja, melainkan juga dilibatkan dalam proses pembangunan dan penyusunan kebijakan daerah.
 

Fokus Bangun Jiwa Kepemimpinan
 

Kepala Dispora Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengatakan pelatihan tersebut bertujuan memberikan dasar-dasar kepemimpinan sekaligus memperkuat kolaborasi antar pemuda di Banten.
 

Peserta terdiri dari perwakilan dinas kepemudaan kabupaten/kota, organisasi kepemudaan tingkat provinsi, hingga unsur perguruan tinggi.
 

“Tujuan utama kegiatan ini memberikan dasar-dasar kepemimpinan, memfasilitasi kolaborasi, serta memperluas wawasan pemuda,” kata Syaukani.
 

Ia menambahkan materi pelatihan disampaikan oleh unsur Dispora, praktisi, serta berbagai unsur kepemudaan untuk membangun semangat kepemimpinan, kerja sama tim, dan rasa percaya diri generasi muda Banten.rajamedia

Komentar: