Wakil Ketua DPRD Tangsel Kecam Aksi Kekerasan Oknum Mengatasnamakan Agama

RMBanten.com, Tangsel - Wakil Ketua DPRD Tangsel, Li Claudia Chandra mengecam keras aksi kekerasan yang dialami oleh mahasiswa Universitas Pamulang saat menggelar peribadatan di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu pada Minggu (5/5) lalu.
Menurut wanita yang akrab disapa Alin ini, sangat mencoreng toleransi yang dibangun bersama-sama.
"Tindakan sekelompok massa yang melakukan pelarangan sampai tindakan kekerasan terhadap peribadatan terhadap adik-adik Universitas Pamulang telah mencoreng dan melukai Toleransi yang telah kita bangun bersama. Ini adalah ulah seorang oknum yang memprovokasi sebagian masyarakat dengan memanfaatkan isu SARA untuk motif dan kepentingan pribadi," papar Alin dalam keterangan resminya, Selasa (7/5).
Alin juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang tidak terprovokasi atas peristiwa tersebut.
"Saya sampaikan terima kasih serta mengapresiasi masyarakat yang tidak terpancing dan terprovokasi terhadap kejadian ini, mari kita percayakan proses hukum yang sedang berjalan ini," katanya.
Diketahui, Polres Tangsel telah menetapkan empat tersangka dalam peristiwa tersebut. Alin juga mengapresiasi jajaran Polres Tangsel yang telah bertindak cepat dalam menegakan hukum.
"Penghormatan yang setinggi tingginya kepada Kepolisian Polres Kota Tangerang Selatan yang bertindak cepat dan tepat dalam proses penegakan hukum, ini menjadi kunci bagi penegakan hukum sehingga keadilan ada di masyarakat. Kota Tangerang Selatan sebagai Kota Cerdas, Modern dan Religius harus mampu mewujudkan hal ini. Jaminan untuk melakukan peribadatan masing-masing pemeluk Agama dan keyakinan harus kita jaga sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku," terang Alin.
Warta Banten 3 hari yang lalu

Mancanagara | 4 hari yang lalu
Nagara | 5 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Nagara | 4 hari yang lalu
Ékobis | 4 hari yang lalu
Peristiwa | 5 hari yang lalu
Pamenteun | 6 hari yang lalu
Warta Banten | 3 hari yang lalu