THR ASN Cair 100 Persen, Swasta Dilarang Cicil - Stimulus Lebaran Digelontorkan!
RMBANTEN.COM - Jakarta — Pemerintah resmi menekan tombol gas jelang Idulfitri 1447 Hijriah. Paket stimulus ekonomi Lebaran diluncurkan Selasa (3/3/2026), dengan satu pesan tegas: daya beli rakyat harus dijaga, momentum pertumbuhan tak boleh kendur.
Dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memastikan kebijakan ini dirancang untuk memperkuat konsumsi rumah tangga menjelang hari raya.
“Pemerintah ingin memastikan daya beli masyarakat tetap kuat dan momentum pertumbuhan ekonomi terus terjaga menjelang Idulfitri,” ujar Teddy melansir Setkab RI.
THR ASN Full 100 Persen
Kabar paling ditunggu datang untuk aparatur negara. Pemerintah memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, TNI/Polri, dan pensiunan dibayarkan penuh 100 persen.
Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp55 triliun, menyasar sekitar 10,5 juta penerima.
Angka jumbo ini diyakini akan langsung menggerakkan konsumsi, khususnya di sektor ritel, transportasi, dan kebutuhan pokok.
Swasta Wajib Bayar Penuh, Tak Boleh Dicicil
Tak hanya sektor pemerintahan, dunia usaha juga mendapat penegasan keras.
Pemerintah meminta agar THR bagi sekitar 26,5 juta pekerja swasta dibayarkan penuh, tanpa dicicil, dan paling lambat cair H-7 Lebaran.
Langkah ini disebut sebagai bentuk perlindungan terhadap hak pekerja sekaligus strategi menjaga perputaran uang tetap tinggi menjelang puncak konsumsi tahunan.
Ojol dan Kurir Dapat Bonus Hari Raya
Kabar baik juga datang bagi pengemudi ojek daring dan kurir. Pemerintah telah berkomunikasi intensif dengan perusahaan aplikator transportasi untuk menyiapkan Bonus Hari Raya (BHR).
Nilainya tak kecil: sekitar Rp220 miliar untuk ratusan ribu mitra pengemudi.
Skema ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap pekerja sektor informal berbasis platform digital.
Paket Lengkap: Pangan dan Diskon Mudik
Sebelumnya, pemerintah juga telah meluncurkan paket stimulus yang mencakup bantuan pangan bagi jutaan keluarga serta diskon transportasi guna mendukung kelancaran arus mudik.
Seluruh kebijakan ini dirangkai dalam satu benang merah: memastikan perayaan Idulfitri berjalan aman, lancar, dan membawa keberkahan.
“Ini adalah wujud kehadiran negara agar masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan tenang dan penuh suka cita,” tegas Teddy.
Dengan injeksi puluhan triliun rupiah dan penguatan perlindungan pekerja, pemerintah berharap denyut ekonomi Lebaran tahun ini tetap kencang — bukan hanya meriah, tetapi juga menggerakkan roda pertumbuhan nasional.![]()
Patandang | 5 hari yang lalu
Patandang | 3 hari yang lalu
Patandang | 15 jam yang lalu
Patandang | 1 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Mancanagara | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 4 hari yang lalu
Mancanagara | 3 hari yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu


