Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Safari Ramadan Perdana, Andra Soni Salurkan Rp233 Juta untuk Ustaz, Marbot hingga RTLH

Laporan: Iyan Sopian
Selasa, 24 Februari 2026 | 10:17 WIB
Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan bantuan sosial dalam safari Ramadan perdana di Masjid Raya Al-Bantani, Kota Serang, Senin (23/2/2026). - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan bantuan sosial dalam safari Ramadan perdana di Masjid Raya Al-Bantani, Kota Serang, Senin (23/2/2026). - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM - Serang – Ramadan 1447 H langsung dibuka dengan aksi nyata. Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan bantuan sosial dalam safari Ramadan perdana di Masjid Raya Al-Bantani, Kota Serang, Senin (23/2/2026).
 

Total bantuan yang digelontorkan mencapai Rp233 juta. Sasarannya jelas: masyarakat kecil, para ustaz, guru ngaji, marbot, hingga pengurus masjid.
 

Rp233 Juta Mengalir ke Mustahik dan Lembaga Keagamaan
 

Dalam kegiatan itu, sebanyak 300 mustahik menerima zakat dengan total anggaran Rp30 juta. Bantuan pendidikan siswa setingkat SLTA mencapai Rp18 juta.
 

Tak hanya itu, dua lembaga pendidikan keagamaan serta dua sarana masjid dan musala masing-masing mendapat Rp20 juta.
 

Santunan juga diberikan kepada:

 

- 10 guru madrasah

- 10 guru ngaji

- 10 pengurus masjid

- 10 pemandi jenazah
 

Masing-masing menerima bantuan sosial sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka.
 

Pemprov Banten juga membantu dua Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp50 juta per unit serta lima sarana air bersih di Kota Serang dengan total Rp75 juta.
 

Simbolis untuk Duafa dan Ponpes
 

Secara simbolis, Andra Soni menyerahkan bantuan kepada duafa, marbot, guru ngaji, serta Pondok Pesantren A’l Arbain di Kecamatan Curug, Kota Serang.
 

Menurutnya, Ramadan adalah momentum berbagi dan memperkuat solidaritas sosial.
 

“Mudah-mudahan puasa yang kita jalankan ini selain mendapatkan pahala juga mendapat keberkahannya,” ujar Andra melansir laman bantenprov.go.id.
 

Masjid Pusat Peradaban
 

Andra Soni menegaskan, masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat peradaban umat. Karena itu, memakmurkan masjid menjadi tanggung jawab bersama.
 

Ia menyampaikan, safari Ramadan akan digelar di seluruh kabupaten/kota di Banten, bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten.
 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada DMI dan BAZNAS yang sudah memfasilitasi kegiatan ini. Mudah-mudahan berjalan lancar,” katanya.
 

Percepat Sertifikasi Wakaf
 

Dalam kesempatan itu, Andra juga mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf masjid dan musala.
 

Data Pemprov menunjukkan, dari sekitar 15 ribu masjid dan musala di Banten, baru sekitar 9 ribu yang tersertifikasi wakaf.
 

Ia mengingatkan pentingnya kolaborasi dengan Kementerian ATR/BPN dan lembaga terkait agar seluruh tanah wakaf segera memiliki kepastian hukum.
 

“Supaya semuanya selesai dengan cepat, kita harus berkolaborasi,” tegasnya.
 

DMI Apresiasi Kepedulian Pemprov
 

Ketua DMI Provinsi Banten, Bunyamin Hafidz, mengapresiasi langkah gubernur menggandeng DMI dalam safari Ramadan.
 

Menurutnya, perhatian kepada marbot, guru ngaji, dan pemandi jenazah adalah bentuk kepedulian nyata terhadap mereka yang selama ini bekerja dengan keikhlasan.
 

“Mereka bekerja dengan modal keikhlasan, dan pemerintah hadir memberi santunan. Ini kebahagiaan bagi kami,” ujarnya.
 

Ramadan baru dimulai. Tapi pesan sudah jelas: berbagi bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen sosial yang terus digerakkan.rajamedia

Komentar: