Berbudi untuk UMKM, Pemkot Serang Gandeng Bank BJB Gulirkan Kredit Bunga 1 Persen
RMBANTEN.COM - Kota Serang – Kabar segar untuk pelaku usaha kecil. Pemerintah Kota Serang tak lagi sekadar bicara pemberdayaan, tapi langsung tancap gas menghadirkan kredit murah berbunga super ringan.
Melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag), Pemkot Serang resmi menggandeng Bank BJB meluncurkan program Berbudi (Bantuan Berusaha Berjangka untuk Kemandirian Ekonomi).
Program ini menjadi jurus baru untuk memperkuat permodalan UMKM lokal agar bisa naik kelas tanpa terbebani bunga tinggi.
Kredit 1 Persen untuk Plafon Rp20 Juta
Kepala DinkopUKMPerindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil, menegaskan program Berbudi dirancang khusus untuk mempercepat kemandirian ekonomi pelaku usaha.
Lewat skema ini, UMKM bisa mengakses pinjaman dengan bunga hanya 1 persen per tahun untuk plafon maksimal Rp20 juta.
“Pengusaha UMKM dimungkinkan mendapatkan pinjaman bunga rendah sebesar 1 persen per tahun untuk plafon Rp20 juta,” ujar Wahyu usai rapat koordinasi bersama Bank BJB di Aula Lantai 3 Pemkot Serang, Senin (23/2/2026).
Tak berhenti di situ. Untuk pelaku usaha yang ingin ekspansi lebih besar, tersedia plafon hingga Rp50 juta dengan bunga tetap ringan, yakni 3 persen per tahun dan tenor maksimal dua tahun.
Pemkot Tanggung Selisih Bunga
Skema ini tak lahir begitu saja. Untuk memangkas bunga komersial menjadi hanya 1–3 persen, Pemkot Serang turun tangan menanggung selisihnya lewat subsidi dari APBD.
Nilai subsidi tahap awal yang digelontorkan mencapai Rp250 juta. Dana ini diproyeksikan mampu menjangkau sekitar 200 pelaku UMKM pada tahun berjalan.
Namun Wahyu menegaskan, kuota tidak dibatasi secara kaku.
“Sepanjang dana subsidi masih tersedia di anggaran berjalan, program ini bisa diakses masyarakat Kota Serang,” tegasnya.
Syarat Ketat, Harus Warga Kota Serang
Agar tepat sasaran, DinkopUKMPerindag dan Bank BJB menetapkan sejumlah syarat administratif dan kelayakan finansial.
Beberapa ketentuan utama antara lain:
1. Wajib berdomisili dan menjalankan usaha di Kota Serang
2. Memiliki riwayat kredit sehat (SLIK OJK/BI Checking bersih)
3. Tidak sedang menerima fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank lain
Proses pendaftaran sudah resmi dibuka. Pelaku usaha cukup datang ke Klinik UMKM DinkopUKMPerindag untuk pendataan awal.
“Nanti daftar ke kita, lalu kita ajukan ke perbankan. Mekanisme selanjutnya berjalan sesuai proses perbankan, mulai dari BI Checking, survei, sampai penentuan plafon kredit,” jelas Wahyu.
Arah Baru Pemberdayaan UMKM
Program Berbudi menjadi sinyal bahwa Pemkot Serang mulai serius membangun ekosistem pembiayaan yang ramah bagi UMKM.
Di tengah tantangan modal dan persaingan pasar, bunga 1 persen per tahun jelas bukan angka biasa. Jika dieksekusi konsisten dan tepat sasaran, skema ini bisa menjadi lokomotif baru pertumbuhan ekonomi lokal.
Kini bola ada di tangan pelaku usaha. Berani naik kelas?![]()
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Nagara | 6 hari yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu
Pulitik Jero | 4 hari yang lalu
Pulitik Jero | 4 hari yang lalu
Kaamanan | 5 hari yang lalu
Ékobis | 5 hari yang lalu
Mancanagara | 4 hari yang lalu
Patandang | 6 hari yang lalu
