Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Pemkot Serang Bergerak Cepat, Bangunan Liar Jadi Biang Banjir Kroya Indah

Laporan: Iyan Sopian
Minggu, 11 Januari 2026 | 07:07 WIB
Wali Kota Serang Budi Rustandi turun langsung cek peneyebab banjir Perumahan Kroya - Pemkot Serang -
Wali Kota Serang Budi Rustandi turun langsung cek peneyebab banjir Perumahan Kroya - Pemkot Serang -

RMBANTEN.COM - Kota Serang — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bergerak cepat merespons banjir yang melanda Kompleks Kroya Indah, Kecamatan Kasemen. Wali Kota Serang Budi Rustandi, didampingi Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia, turun langsung meninjau kondisi saluran air dan bantaran sungai yang menjadi sumber genangan, Sabtu (10/1/2026).
 

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan, banjir dipicu oleh penyempitan aliran Kalimati akibat maraknya bangunan liar yang berdiri ilegal di badan sungai, sehingga menghambat aliran air.
 

Bangunan Liar Diminta Dibongkar Mandiri
 

Selain mengecek kondisi sungai, Wali Kota Serang berdialog dengan RT setempat dan warga sekitar. Dalam kesempatan itu, Budi Rustandi meminta pemilik bangunan liar agar segera mengosongkan dan membongkar bangunan secara mandiri.
 

Ia menegaskan, langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana agar tidak terjadi banjir yang lebih besar di kemudian hari.
 

“Dikasih waktu mereka untuk bersih-bersih, mengosongkan tempat tersebut. Kita tidak mau disalahkan kalau nanti terjadi bencana besar. Kita cegah sedini mungkin,” tegas Budi.
 

Normalisasi Sungai Jadi Langkah Konkret
 

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota menginstruksikan normalisasi aliran sungai yang mengalami penyempitan. Pemkot Serang akan memberikan tenggat waktu kepada pemilik bangunan yang berdiri di badan sungai sebelum dilakukan penertiban lanjutan.
 

Budi menekankan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan pribadi.
 

“Sebagai pejabat, kita harus memberikan pelayanan terbaik. Ini menyangkut ribuan warga Kota Serang. Jangan sampai sudah terjadi bencana besar, baru kita bertindak,” ujarnya.
 

Alat Berat Segera Diturunkan
 

Sebagai tindak lanjut teknis, Pemkot Serang telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
 

Dalam waktu dekat, alat berat akan diturunkan untuk melakukan pengerukan dan normalisasi aliran sungai, mulai dari kawasan Kroya hingga ke muara laut.
 

Budi Rustandi pun mengimbau masyarakat untuk bersikap kooperatif dan mendukung penuh program ini.
 

“Jangan karena ego sektoral atau kepentingan pribadi lalu mengganggu aliran air dan program pemerintah. Banjir ini dampaknya ke semua orang,” pungkasnya.
 

OPD Tetap Siaga di Hari Libur
 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia mengapresiasi kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tetap siaga melayani masyarakat meski di hari libur.
 

Menurutnya, penanganan darurat pascabanjir telah berjalan cukup optimal.
 

“Alhamdulillah arahan Pak Wali untuk berkolaborasi bisa direalisasikan. Distribusi makanan dan layanan kesehatan jemput bola oleh Puskesmas sudah berjalan baik,” kata Agis.
 

Ia menambahkan, pekerjaan rumah berikutnya adalah memastikan normalisasi sungai berjalan lancar dengan dukungan semua pihak.
 

“Pekerjaan selanjutnya normalisasi sungainya. Kita harus tetap kompak,” tutupnya.rajamedia

Komentar: