Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Benyamin Buka Jalan SDM Tangsel Go Global! Kerja Legal ke Luar Negeri Dimulai

Laporan: Firman
Senin, 13 Juli 2026 | 19:50 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat  pembukaan Program Pelatihan Kerja Luar Negeri antara PT Dwi Tunggal Jaya Abadi dan Universitas Ichsan Satya (UIS) di Galeri UMKM Tangsel, Senin (13/7/2026) - Foto: Dok Pemkot Tangsel -
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat pembukaan Program Pelatihan Kerja Luar Negeri antara PT Dwi Tunggal Jaya Abadi dan Universitas Ichsan Satya (UIS) di Galeri UMKM Tangsel, Senin (13/7/2026) - Foto: Dok Pemkot Tangsel -

RMBANTEN.COM — Kota Tangsel - Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus membuka jalan bagi warganya untuk menembus pasar kerja internasional. Melalui kolaborasi strategis dengan dunia usaha dan perguruan tinggi, Pemkot Tangsel menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap bersaing di tingkat global.
 

Komitmen itu ditegaskan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sekaligus pembukaan Program Pelatihan Kerja Luar Negeri antara PT Dwi Tunggal Jaya Abadi dan Universitas Ichsan Satya (UIS) di Galeri UMKM Tangsel, Senin (13/7/2026).
 

Menurut Benyamin, program tersebut menjadi langkah konkret untuk memperluas peluang kerja legal ke luar negeri sekaligus menekan angka pengangguran di Kota Tangerang Selatan.
 

"Ini momentum yang luar biasa bagi peningkatan kualitas SDM. Saya mengapresiasi PT Dwi Tunggal Jaya Abadi dan Universitas Ichsan Satya yang menghadirkan kerja sama strategis ini," ujar Benyamin mengutip laman resmi Pemkot Tangsel.
 

Buka Peluang Kerja Internasional
 

Benyamin menjelaskan, kerja sama tersebut tidak berhenti pada pelatihan semata.
 

Program dirancang secara menyeluruh mulai dari pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga penempatan kerja ke luar negeri melalui jalur resmi, legal, dan prosedural.
 

"Ini merupakan langkah nyata memperluas peluang kerja internasional sekaligus menekan angka pengangguran di Kota Tangerang Selatan," katanya.
 

Dilatih, Disertifikasi, Lalu Bekerja
 

Program dijalankan melalui tiga tahapan utama, yakni dilatih, disertifikasi, kemudian bekerja.
 

Pada tahap awal, sebanyak 69 peserta telah lolos proses rekrutmen dan kini menjalani tahap verifikasi.
 

Mereka akan mengikuti pelatihan bahasa Jepang dan bahasa Inggris, dilanjutkan pemeriksaan administrasi, medical check up, pengurusan paspor, hingga pengajuan visa.
 

Fokus Sektor Kesehatan dan Hospitality
 

Program ini memprioritaskan sektor kesehatan dan hospitality yang saat ini memiliki permintaan tenaga kerja tinggi di berbagai negara.
 

Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali kemampuan bahasa asing dan pemahaman budaya negara tujuan agar siap beradaptasi di lingkungan kerja internasional.
 

"Kurikulum dirancang sesuai kebutuhan nyata pasar kerja global sehingga lulusan memiliki daya saing tinggi," jelas Benyamin.
 

Link and Match Dunia Pendidikan
 

Program tersebut juga diperkuat melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten untuk membangun jejaring kelas industri di berbagai SMK.
 

Sejumlah perguruan tinggi dan sekolah kejuruan di Tangerang Selatan turut bergabung dalam program tersebut sebagai bagian dari penguatan konsep link and match antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri global.
 

"Inilah wujud nyata sinergi pemerintah, dunia pendidikan, dan industri agar lulusan siap memasuki pasar kerja internasional secara aman dan profesional," ujar Benyamin.
 

Lindungi Pekerja Migran
 

Pemkot Tangsel juga memastikan seluruh proses penempatan dilakukan melalui perusahaan resmi yang telah diverifikasi.
 

Melalui Tim PKP2M Dinas Ketenagakerjaan, pemerintah telah mendata perusahaan penempatan pekerja migran yang legal dan berkantor di Tangerang Selatan.
 

Selain itu, Pemkot tengah menyiapkan website pendaftaran agar masyarakat dapat memilih perusahaan penempatan secara transparan, sekaligus menyusun regulasi daerah untuk membantu pembiayaan medical check up bagi calon pekerja migran.
 

Cegah TPPO
 

Benyamin menegaskan, pemerintah akan mengawal seluruh proses mulai dari pelatihan hingga para pekerja berada di negara tujuan.
 

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan warga Tangsel bekerja secara aman serta terlindungi dari praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) maupun penipuan berkedok penyaluran tenaga kerja.


"Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan aman, legal, dan memberikan perlindungan maksimal bagi warga Tangerang Selatan yang bekerja di luar negeri," tegasnya.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tajam, Terpercaya.rajamedia

Komentar: