Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Api Mengamuk di Karawaci, BPBD Kota Tangerang Berjibaku Lima Jam

Laporan: Firman
Minggu, 11 Januari 2026 | 13:31 WIB
Petugas BPBD Kota Tangerang berjibaku selama hampir lima jam untuk menaklukkan kebakaran besar yang melanda lapak limbah dan sebuah restoran di Karawaci - Dok. Pemkot Tangerang -
Petugas BPBD Kota Tangerang berjibaku selama hampir lima jam untuk menaklukkan kebakaran besar yang melanda lapak limbah dan sebuah restoran di Karawaci - Dok. Pemkot Tangerang -

RMBANTEN.COM - Karawaci, Kebakaran - Puluhan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang berjibaku selama hampir lima jam untuk menaklukkan kebakaran besar yang melanda lapak limbah dan sebuah restoran di Jalan Galeong, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Minggu (11/1/2026) dini hari.
 

Kebakaran yang menghanguskan area seluas hampir satu hektare itu sempat membuat situasi mencekam, terlebih lokasi kejadian minim sumber air dan api cepat membesar akibat material mudah terbakar.
 

Laporan Warga dan Respons Cepat Petugas
 

Peristiwa kebakaran pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Tiara melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Mako BPBD Kota Tangerang pada pukul 00.04 WIB.
 

Merespons laporan tersebut, petugas bergerak cepat. Unit pemadam diberangkatkan enam menit kemudian, tepat pukul 00.10 WIB, dan tiba di lokasi sekitar pukul 00.20 WIB.
 

Lapak Limbah dan Restoran Ikut Terbakar
 

Objek kebakaran meliputi dua area utama, yakni lapak limbah dengan luas kurang lebih 1.000 meter persegi serta Restoran Sambal Geledek seluas sekitar 100 meter persegi. Total area terdampak diperkirakan mencapai satu hektare.
 

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
 

Sulit Air, Api Baru Padam Subuh Hari
 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengungkapkan bahwa proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kejadian.
 

“Kesulitan air menjadi tantangan utama. Namun berkat kerja keras dan koordinasi yang solid, api akhirnya berhasil dikendalikan dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 05.30 WIB,” ujar Mahdiar mengutip laman Pemkot Tangerang, Minggu (11/1/2026).
 

15 Unit Damkar dan 53 Personel Dikerahkan
 

Dalam operasi pemadaman tersebut, BPBD Kota Tangerang mengerahkan 15 unit mobil pemadam kebakaran gabungan dari berbagai pos, di antaranya Mako, Cibodas, Periuk, Keroncong, Batu Ceper, dan Belendung. Sebanyak 53 personel gabungan terlibat langsung di lapangan.
 

“Alhamdulillah, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk kerugian materiil masih dalam tahap pendataan,” tegas Mahdiar.
 

Imbauan Kewaspadaan untuk Warga
 

BPBD Kota Tangerang memberikan apresiasi atas dedikasi para petugas pemadam kebakaran yang bekerja tanpa lelah demi melindungi warga dan mencegah api meluas ke permukiman sekitar.
 

Mahdiar juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan rawan.
 

“Kami mengajak warga segera melapor jika terjadi keadaan darurat melalui saluran resmi agar bisa ditangani secepat mungkin,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: