Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Persiapan Haji 2026 Hampir 100%, Visa Tembus 95%

Laporan: Raja Media Network
Jumat, 27 Maret 2026 | 10:32 WIB
Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf - Foto: Dok. Kemenhaj -
Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf - Foto: Dok. Kemenhaj -

RMBANTEN.COM - Jakarta – Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menyatakan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 hampir rampung. Pemerintah memastikan seluruh aspek layanan jemaah telah dipersiapkan menjelang keberangkatan.
 

Layanan Jemaah Diklaim Siap
 

Irfan mengatakan, berbagai kebutuhan jemaah mulai dari akomodasi di Makkah dan Madinah, konsumsi, transportasi, hingga perlengkapan sudah dalam tahap finalisasi.
 

“Manasik haji harus dimaksimalkan sebagai bekal utama agar ibadah berjalan tertib, aman, dan sesuai syariat,” ujar Irfan dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).
 

Visa Hampir Rampung
 

Menurutnya, proses penerbitan visa jemaah haji Indonesia telah melampaui 95 persen. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan pihak penyedia layanan (syarikah) di Arab Saudi untuk memastikan kualitas pelayanan.
 

Selain itu, distribusi kartu Nusuk akan dilakukan sejak di embarkasi.
 

Kartu Nusuk Wajib Dibawa
 

Kartu Nusuk merupakan identitas digital resmi yang wajib dimiliki setiap jemaah. Kartu ini menjadi akses utama untuk masuk ke area ibadah seperti Makkah, Madinah, hingga Armuzna.
 

Pemerintah Arab Saudi menerapkan kartu ini untuk mencegah jemaah ilegal dan memastikan seluruh layanan berjalan tertib.
 

Jadwal Keberangkatan Dimulai April
 

Pemberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai 22 April 2026. Pemerintah berharap situasi global, khususnya di kawasan Timur Tengah, tetap kondusif.
 

Saudi Pastikan Kondisi Aman
 

Sebelumnya, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, memastikan kondisi negaranya aman.
 

Meski terjadi ketegangan geopolitik di kawasan, ia menegaskan pelaksanaan haji tetap berjalan sesuai rencana tanpa kendala.
 

Kuota 221 Ribu Jemaah
 

Pada 2026, Indonesia mendapat kuota sebanyak 221.000 jemaah. Rinciannya terdiri dari 203.320 jemaah reguler, termasuk lansia, serta 17.680 jemaah haji khusus.
 

Pemerintah optimistis seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh jemaah Indonesia.rajamedia

Komentar: