Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Satgas Haji 2026 Sikat Penipu Haji Ilegal, Polri: Modus Lama Tak Laku!

Laporan: Raja Media Network
Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:43 WIB
Wakapolri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo - Foto: Dok. Humas Polri -
Wakapolri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo - Foto: Dok. Humas Polri -

RMBANTEN.COM - Jakata – Pengamanan haji 2026 dipastikan tak main-main. Wakapolri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, menegaskan Satgas Haji 2026 bergerak dengan strategi lengkap: preemtif, preventif, hingga represif.
 

Targetnya jelas: lindungi jemaah dari penipuan dan kejahatan haji yang terus berulang.
 

Tiga Jurus: Cegah, Awasi, Tindak!
 

Komjen Dedi menekankan pendekatan terpadu jadi kunci.
 

“Satgas Haji fokus pada pencegahan sekaligus penegakan hukum tegas dan profesional,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
 

Artinya, bukan hanya menunggu laporan—tapi aktif memburu potensi kejahatan sejak awal.
 

Modus Lama, Pelaku Berulang!
 

Hasil pemetaan menunjukkan fakta mengejutkan: ada pelaku yang menipu berkali-kali, bahkan hingga puluhan korban.
 

Polri pun tak mau kompromi.
 

“Perlu penegakan hukum tegas untuk memberi efek jera,” tegas Dedi.
 

Data Dibuka, Pelaku Dipetakan
 

Polri menggandeng Kementerian Haji dan Umrah untuk:
 

1. Pertukaran data 

2. Pemetaan jaringan pelaku 

3. Edukasi masyarakat 
 

Langkah ini memperkuat deteksi dini sekaligus pencegahan.
 

Polri Siap Masuk Struktur Amirul Hajj
 

Ke depan, sinergi makin diperkuat. Bahkan, ada rencana keterlibatan Polri dalam struktur Amirul Hajj.
 

Tujuannya:
 

1. Pengamanan jemaah lebih maksimal 

2. Koordinasi lintas negara lebih cepat 
 

“Kami pastikan negara hadir, baik di dalam negeri maupun di Tanah Suci,” kata Dedi.
 

Perlindungan Sampai Arab Saudi
 

Pengawasan tak berhenti di Indonesia. Polri juga berkoordinasi dengan aparat di Arab Saudi.
 

Langkah ini termasuk:
 

1. Pendampingan WNI bermasalah hukum 

2. Koordinasi penanganan kasus lintas negara 
 

Kasus terbaru tiga WNI terkait pemalsuan dokumen haji jadi alarm keras.
 

Pesan Tegas: Jangan Coba-Coba Tipu Jemaah!
 

Polri mengirim sinyal jelas kepada para pelaku.
 

Haji bukan ladang penipuan. Siapa bermain, akan ditindak.rajamedia

Komentar: