Lapak Hewan Kurban di Kota Tangerang Mulai Didata, Sehat Diberi Stiker
RMBANTEN.COM - Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang mulai melakukan pendataan lapak hewan kurban menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat, layak konsumsi, dan dijual di lapak yang memenuhi standar kebersihan.
Tim Lapangan Mulai Bergerak
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang (DKP), Muhdorun, mengatakan tim lapangan telah diterjunkan ke seluruh kecamatan untuk melakukan pendataan dan pengawasan.
“Kami sudah mulai menerjunkan tim lapangan untuk melakukan pendataan dan pengawasan lapak hewan kurban,” ujar Muhdorun, Kamis (7/5/2026).
Lapak Layak Akan Diberi Stiker
Tak hanya mendata, Pemkot Tangerang juga akan memberikan label atau stiker resmi bagi lapak yang dinilai memenuhi syarat kebersihan dan kesehatan.
Menurut Muhdorun, langkah itu dilakukan agar masyarakat lebih mudah mengenali lapak hewan kurban yang terjamin kualitasnya.
Pengawasan Hewan Diperketat
Pemkot Tangerang menegaskan pengawasan akan diperketat selama musim penjualan hewan kurban.
Pemeriksaan dilakukan mulai dari kondisi kesehatan hewan, usia hewan, hingga kelengkapan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal.
Warga Diminta Lebih Selektif
Muhdorun mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban.
Ia meminta warga memilih lapak yang sudah memiliki stiker resmi dari DKP Kota Tangerang.
“Pilih lapak hewan kurban yang sudah terjamin dan ditandai stiker resmi,” katanya.
Jaga Kelancaran Iduladha
Pemkot Tangerang berharap pendataan dan pengawasan ini dapat mendukung pelaksanaan Iduladha berjalan aman dan lancar.
Selain itu, langkah tersebut juga diharapkan mampu menjaga kesehatan masyarakat dari risiko hewan kurban yang tidak layak konsumsi.![]()
Patandang 2 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu
Kaamanan | 2 hari yang lalu
Patandang | 6 hari yang lalu
Kaamanan | 2 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Patandang | 3 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Gaya Hirup | 5 hari yang lalu