Gus Ipul Tegaskan Tak Minat Jadi PJ Ketum PBNU: "Banyak yang Lebih Layak!"
RMBANTEN.COM - Bandung Barat, PBNU - Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul secara tegas menyatakan tidak berminat menduduki posisi Penjabat Ketua Umum (PJ Ketum) PBNU menyusul pemberhentian Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Pernyataan ini disampaikannya di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (28/11), menepis spekulasi yang beredar di kalangan publik.
"Enggak, saya enggak ada potongan untuk jadi ketua umum ya, jadi ada banyak yang lebih layak lah untuk memenuhi," ucap Gus Ipul dengan lugas. Mantan Sekjen PBNU ini menegaskan bahwa dirinya bukanlah kandidat yang tepat untuk mengisi kekosongan kepemimpinan tertinggi di organisasi Nahdlatul Ulama tersebut.
Imbauan untuk Tetap Tenang dan Ikuti Mekanisme
Di tengah kekosongan pimpinan PBNU, Gus Ipul mengimbau seluruh jajaran pengurus wilayah maupun cabang agar menjaga ketenangan dan tidak terpengaruh oleh berbagai informasi yang beredar di publik. Ia menekankan pentingnya mengikuti mekanisme organisasi yang sudah ditetapkan.
"Ya, kita ikuti saja dinamikanya, ada mekanisme untuk menyelesaikan itu," katanya. Gus Ipul mengingatkan bahwa persoalan utama saat ini berada di jajaran Rais Aam dan Syuriyah, sehingga dinamika internal tidak seharusnya dibelokkan ke isu-isu lain.
Komunikasi dan Sowan ke Ulama Tetap Berjalan
Meski situasi internal sedang memanas, Gus Ipul memastikan bahwa komunikasi dan tradisi sowan kepada ulama, para kiai, dan pengasuh pesantren tetap berjalan. Menurutnya, hal ini penting untuk mendapatkan nasihat dan menjaga marwah organisasi.
"Ya kita melakukan sowan, memberikan informasi dan kita mendengarkan nasehatnya. Jadi saya kira ini adalah sesuatu yang biasa, bukan yang istimewa," jelasnya. Tradisi ini disebutkannya sebagai bagian dari khittah NU dalam menyelesaikan berbagai persoalan organisasi.
Tutup Mulut Soal Pemberhentian Gus Yahya
Ketika ditanya mengenai motif atau penyebab keluarnya surat pemberhentian terhadap Gus Yahya, Gus Ipul memilih untuk tidak berkomentar. Ia menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada jajaran Syuriyah.
"Langsung tanyanya nanti ke jajaran Syuriyah. Mohon maaf, saya tidak bisa memberikan pernyataan soal itu. Kami menunggu proses selanjutnya," tandasnya.
Sikap ini menunjukkan komitmennya untuk tidak memperkeruh situasi dan menunggu proses internal organisasi berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Dengan pernyataan ini, Gus Ipul ingin menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas organisasi dan menyelesaikan dinamika internal melalui jalur-jalur yang sesuai dengan tradisi NU.![]()
Pendidikan 5 hari yang lalu
Ékobis | 2 hari yang lalu
Warta Banten | 1 hari yang lalu
Pulitik Jero | 3 hari yang lalu
Ékobis | 4 hari yang lalu
Kaamanan | 4 hari yang lalu
Nagara | 3 hari yang lalu
Warta Banten | 2 hari yang lalu
Warta Banten | 5 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu

