Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Gejala Mirip Covid-19, Pemkot Tangsel Ingatkan Warga Waspada Super Flu!

Laporan: CAREP-02
Kamis, 15 Januari 2026 | 16:04 WIB
Ilustrasi super flu -
Ilustrasi super flu -

RMBANTEN.COM - Tangsel — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi penyebaran Influenza A (H3N2) subclade K atau yang belakangan dikenal sebagai super flu. Meski demikian, hingga pertengahan Januari 2026, belum ditemukan satu pun kasus penyakit tersebut di wilayah Tangsel.
 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, memastikan kondisi masih terkendali.
 

“Sampai saat ini kami belum menerima laporan adanya kasus super flu di Kota Tangerang Selatan,” ujar Allin, dikutip dari laman resmi Pemkot Tangsel, Kamis (15/1/2026).
 

Skrining Ketat Sejak Awal 2025
 

Allin menjelaskan, langkah antisipasi sudah dilakukan jauh hari. Sejak awal 2025, Puskesmas Serpong 1 ditetapkan sebagai fasilitas layanan Influenza Like Illness (ILI) oleh Kementerian Kesehatan.
 

Melalui layanan ini, setiap kasus yang dicurigai mengalami gejala influenza akan langsung menjalani pemeriksaan lanjutan.
 

“Kasus-kasus terduga selalu diperiksa dan sampelnya dikirim ke Laboratorium Kemenkes. Hasil pemeriksaan kami terima langsung dari Kemenkes,” jelasnya.
 

Gejala Mirip Flu Biasa, Tak Separah Covid-19
 

Terkait gejala, Allin menegaskan super flu memiliki kemiripan dengan flu pada umumnya, seperti demam, batuk, pilek, hingga sakit tenggorokan.
 

Namun, berdasarkan rujukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan RI, penyakit ini tidak separah Covid-19.
 

“Gejalanya tidak berat dan tidak dilaporkan menyebabkan kematian,” tegasnya.
 

Antisipasi Diperketat, Fasilitas Kesehatan Disiagakan
 

Meski belum ada kasus, Pemkot Tangsel tidak ingin lengah. Berbagai langkah antisipatif terus diperkuat agar tidak terjadi lonjakan kasus seperti pada masa pandemi Covid-19.
 

Mulai dari penyiapan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan, peningkatan kewaspadaan tenaga medis, hingga edukasi masyarakat terkait pencegahan influenza tipe A dan penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
 

“Selain edukasi dan sosialisasi, fasilitas kesehatan juga kami siapkan untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan kasus,” pungkas Allin.rajamedia

Komentar: