Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Menteri Maman Usul 4 Langkah Strategis Pemulihan UMKM Terdampak Bencana Sumatra

Laporan: Iyan Sopian
Kamis, 15 Januari 2026 | 20:36 WIB
Menteri UMKM Maman Abdurrahman memberikan keterang pers usai mengikuti Rapat Koordinasi Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Kamis (15/1). - Humas Kemen UMKM -
Menteri UMKM Maman Abdurrahman memberikan keterang pers usai mengikuti Rapat Koordinasi Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Kamis (15/1). - Humas Kemen UMKM -

RMBANTEN.COM - Jakarta, UMKM  - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendorong serangkaian program strategis untuk percepatan pemulihan UMKM terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

 

Langkah-langkah ini mencakup skema penyelamatan dari restrukturisasi kredit hingga bantuan modal kerja berbunga nol persen.
 

“Pemulihan UMKM pascabencana tidak bisa dilakukan secara parsial. Pendekatannya harus terpadu, menghubungkan kembali sisi produksi dan permintaan secara bersamaan,” ujar Menteri Maman usai mengikuti Rapat Koordinasi Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Kamis (15/1/2026).
 

Ia menekankan, intervensi harus menyentuh sisi supply dan demand secara bersamaan agar pemulihan berjalan seimbang.

Dari Penghapusan Utang hingga Modal Bunga 0%, Ini Skema Supply

 

Untuk sisi supply, Kementerian UMKM mendorong beberapa skema. Mulai dari restrukturisasi dan relaksasi kredit bagi UMKM yang punya pinjaman di bank, termasuk opsi penundaan pembayaran hingga penghapusan utang untuk usaha dengan kondisi terparah.

 

Selain itu, disiapkan juga skema top-up atau tambahan modal kerja dengan bunga nol persen di tahun pertama. Pada tahun kedua, bunga baru akan diberlakukan secara ringan di kisaran 2-3 persen.
 

“Dengan bantuan ini, UMKM bukan hanya dapat memulai kembali usahanya, tetapi juga memiliki daya beli. Supply dan demand bisa kembali bergerak secara seimbang,” jelas Menteri Maman.
 

Dorong E-commerce Buka Laman Khusus
 

Untuk memperkuat sisi permintaan (demand), Kementerian UMKM akan mengonsolidasikan seluruh platform e-commerce nasional agar membuka laman khusus yang menampilkan produk UMKM dari ketiga provinsi terdampak. Laman ini diharapkan jadi wadah belanja sekaligus sarana donasi publik.
 

“Masyarakat Indonesia dapat membantu tidak hanya melalui donasi, tetapi juga dengan membeli produk saudara-saudara kita di daerah terdampak. Ini adalah wujud nyata gotong royong jangka panjang,” katanya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Pelaksana Satgas juga menegaskan pentingnya percepatan pemulihan sektor ekonomi dan pangan di daerah terdampak. Ia menginstruksikan sejumlah menteri terkait untuk bergerak cepat membangkitkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk dengan mengoptimalkan kembali komoditas unggulan lokal seperti kopi dan cabai.rajamedia

Komentar: