Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Ramadan 1447 H, Jam Kerja ASN Tangsel Disesuaikan - Apel Pagi Ditiadakan!

Laporan: Firman
Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:07 WIB
Apel pagi ASN Pemkot Tangsel - Dok Pemkot Tangsel -
Apel pagi ASN Pemkot Tangsel - Dok Pemkot Tangsel -

RMBANTEN.COM - Kota Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan tak ingin Ramadan hanya jadi penyesuaian jam masuk kantor tanpa arah. Lewat Surat Edaran Nomor 587 Tahun 2026, Pemkot resmi mengatur ulang jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci 1447 Hijriah/2026 Masehi.
 

Kebijakan ini diteken demi memberi ruang ibadah tanpa mengorbankan pelayanan publik.
 

Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo menegaskan, penyesuaian dilakukan agar ASN, tenaga kontrak, dan masyarakat tetap bisa menjalankan aktivitas dengan nyaman selama Ramadan.
 

“Soal jam kerja, selama Bulan Ramadan dilakukan penyesuaian untuk ASN dengan tidak mengurangi kualitas pelayanan ke masyarakat,” ujar Bambang, Jumat (20/2/2026).
 

Jam Kerja Disesuaikan
 

Bagi perangkat daerah dengan sistem lima hari kerja, jadwalnya sebagai berikut:

- Senin–Kamis: 08.00–15.00 WIB (istirahat 12.00–12.30 WIB)

- Jumat: 08.00–15.30 WIB (istirahat 11.30–12.30 WIB)

 

Sementara perangkat daerah dengan enam hari kerja mendapat pengaturan berbeda:

- Senin–Kamis & Sabtu: 08.00–14.00 WIB (istirahat 12.00–12.30 WIB)

- Jumat: 08.00–14.30 WIB (istirahat 11.30–12.30 WIB)

 

Penyesuaian ini berlaku sejak ditetapkan hingga akhir Ramadan 1447 H.
 

Apel Pagi Dihapus Sementara
 

Tak hanya jam kerja, Pemkot juga meniadakan apel pagi selama Ramadan, termasuk Apel Hari Kesadaran Nasional yang semestinya digelar 17 Maret 2026.
 

Langkah ini disebut sebagai bentuk fleksibilitas birokrasi agar ASN bisa lebih fokus pada pelayanan sekaligus menjalankan ibadah.
 

Layanan Publik Tetap Jalan
 

Meski ada pemangkasan jam kerja, Pemkot Tangsel memastikan pelayanan publik tak boleh kendur. Administrasi kependudukan, layanan kesehatan, hingga pengamanan wilayah tetap berjalan normal.
 

Pesan Pemkot jelas: ibadah lancar, pelayanan tetap standar tinggi.
 

Jika di kemudian hari terdapat perubahan atau kekeliruan dalam surat edaran, pemerintah akan melakukan penyesuaian sesuai ketentuan.
 

Ramadan datang dengan ritme berbeda. Tangsel memilih menyesuaikan jam kerja, tanpa menurunkan kualitas layanan.rajamedia

Komentar: