Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Rektor Beberkan Taklimat Presiden Prabowo: Kemandirian dan Ciptakan SDM Unggul

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:09 WIB
Presiden Prabowo Subianto Dalam forum Taklimat Presiden dengan Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2026, Kamis (15/1/2026) - BPMI Setpres -
Presiden Prabowo Subianto Dalam forum Taklimat Presiden dengan Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2026, Kamis (15/1/2026) - BPMI Setpres -

RMBANTEN.COM - Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kemandirian bangsa di tengah pergeseran geopolitik global yang signifikan. Dalam forum Taklimat Presiden dengan Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2026, Kamis (15/1/2026), ia berpesan agar perguruan tinggi menjadi lokomotif penguasaan sains dan teknologi.
 

"Bapak Presiden juga menyampaikan beberapa hal lainnya. Yang pertama adalah tentang kondisi dunia, kondisi geopolitik bahwa saat ini terjadi pergeseran geopolitik yang cukup signifikan, sehingga setiap negara haruslah menjadi negara yang mampu mandiri, mampu survival," ujar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisantek) Brian Yuliarto, menyampaikan pesan Presiden Prabowo.
 

PTN Diminta Jadi Lokomotif Sains dan Teknologi
 

Dalam konteks itu, Presiden Prabowo berharap perguruan tinggi dapat menjadi lokomotif penguasaan sains dan teknologi nasional. Indonesia yang kaya SDA diharapkan bisa mempersiapkan diri melalui penguatan sumber daya manusia.
 

“Dan ini tentunya sektor penguasaan sains dan teknologi, para perguruan tinggi itu diharapkan menjadi lokomotif,” lanjut Brian.
 

Presiden juga menegaskan perguruan tinggi dan para guru besar diharapkan berperan signifikan untuk mencetak SDM unggul yang mampu menjawab tantangan global.
 

Tak Hanya Unggul, SDM Juga Harus Punya Integritas dan Nasionalisme
 

Selain tantangan global, Presiden Prabowo juga menyoroti persoalan internal seperti korupsi, under invoicing, dan kebocoran negara. Menurut Presiden, hal ini menuntut perguruan tinggi mencetak SDM yang tidak hanya mumpuni secara kapasitas, tetapi juga berintegritas dan berjiwa nasionalis.
 

“Kebocoran-kebocoran negara yang besar yang tentunya ini adalah tantangan bahwa perguruan tinggi harus mampu mencetak SDM yang tidak hanya mumpuni secara kapasitas, kapabilitas tetapi juga memiliki integritas yang tinggi, memiliki rasa nasionalisme yang tinggi,” ujar Brian.
 

Pesan Presiden ini, kata Brian, menjadi refleksi bersama bagi seluruh perguruan tinggi untuk menyadari besarnya tantangan dan potensi Indonesia.rajamedia

Komentar: