DLH Kota Tangerang Tangani 8.532 Ton Sampah Saat Lebaran, Layanan Tetap Optimal
RMBANTEN.COM - Kota Tangerang — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang memastikan layanan pengangkutan sampah tetap berjalan maksimal selama libur Lebaran 2026.
Hasilnya, sebanyak 8.532 ton sampah berhasil ditangani tanpa menimbulkan penumpukan di lingkungan masyarakat.
Lonjakan Terjadi Jelang Lebaran
Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi mengungkapkan, total volume sampah selama periode 18–23 Maret mencapai 12.936 meter kubik.
Lonjakan tertinggi terjadi menjelang Idulfitri.
“Peningkatan volume sampah dipicu aktivitas masyarakat dan pasar yang meningkat,” ujar Wawan, mengutip laman resmi Pemkot Tangerang, Rabu (25/3/2026).
Data menunjukkan:
- 18 Maret: 1.794 ton (baseline)
- 19 Maret: 1.802 ton (+0,44%)
- 20 Maret: 1.902 ton (+5,96%) — puncak lonjakan
Turun Drastis Saat Hari H
Memasuki Hari Raya Idulfitri, volume sampah justru anjlok tajam. Pada 21 Maret, jumlahnya hanya 476 ton, turun lebih dari 73 persen.
Penurunan ini terjadi karena aktivitas masyarakat berkurang drastis.
Cepat Pulih Pasca Lebaran
Setelah Hari H, volume sampah kembali meningkat secara bertahap:
- 22 Maret: 987 ton
- 23 Maret: 1.571 ton
“Pola tahun ini jelas, naik sebelum Lebaran, turun saat Hari H, lalu cepat pulih setelahnya,” jelas Wawan.
Ribuan Personel Dikerahkan
Untuk menjaga layanan tetap optimal, DLH mengerahkan 4.457 personel kebersihan.
Armada yang diturunkan juga besar:
- 18 unit compactor
- 915 dump truk
- 70 arm roll
- 148 bentor
- 172 kendaraan byson
Lingkungan Tetap Bersih
Dengan kesiapsiagaan tersebut, DLH memastikan tidak ada penumpukan sampah selama periode Lebaran. Kondisi lingkungan tetap terjaga.
Masyarakat pun bisa merayakan Idulfitri dengan nyaman tanpa gangguan persoalan sampah.![]()
Patandang 3 hari yang lalu
Nagara | 6 hari yang lalu
Ékobis | 6 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Warta Banten | 3 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu
Warta Banten | 3 hari yang lalu
Hukum | 3 hari yang lalu
Pulitik Jero | 2 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu