Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Dasco Turun Tangan! Rp158 Miliar Tagihan PT Pos Didorong Segera Cair untuk Amankan Gaji

Laporan: Firman
Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:02 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turun tangan dorong tagihan PT Pos Rp158 Miliar segera cair - Ilustrasi RMN -
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turun tangan dorong tagihan PT Pos Rp158 Miliar segera cair - Ilustrasi RMN -

RMBANTEN.COM — Jakarta — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan gaji dan masa depan puluhan ribu keluarga besar PT Pos Indonesia harus mendapatkan kepastian.
 

Pernyataan tersebut disampaikan Dasco melalui unggahan di akun Instagram pribadinya setelah menyerap aspirasi Serikat Buruh PT Pos Indonesia bersama Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini dan Andre Rosiade, Rabu (26/8/2026).
 

DPR Soroti Kondisi Keuangan PT Pos
 

Dalam pertemuan tersebut, Dasco bersama jajaran Komisi VI membahas persoalan keuangan perusahaan yang berdampak langsung terhadap nasib para pekerja dan pensiunan PT Pos Indonesia.
 

DPR mendorong agar persoalan tersebut segera diselesaikan sehingga hak-hak karyawan, khususnya pembayaran gaji, tetap terjamin.
 

Rp158 Miliar Ditagihkan ke Kemensos
 

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah dana sekitar Rp158 miliar berupa tagihan PT Pos Indonesia kepada Kementerian Sosial.
 

Dasco mendorong agar dana tersebut segera dicairkan sehingga pembayaran gaji karyawan pada 1 September 2026 dapat tetap terjamin.
 

Menurut Dasco, surat permintaan pencairan dana tersebut telah dilayangkan kepada Kementerian Keuangan sejak 12 Agustus 2026.
 

Dasco Tegaskan Bukan Dana Talangan
 

Dasco menekankan bahwa dana sekitar Rp158 miliar tersebut bukan merupakan dana talangan dari negara.
 

Dana itu merupakan pembayaran atas utang atau tagihan yang menjadi hak PT Pos Indonesia.
 

“Perlu ditegaskan, dana tersebut adalah pembayaran utang atau tagihan yang memang menjadi hak PT Pos, bukan dana talangan negara,” tegas Dasco.
 

DPR Kawal Pembayaran Gaji
 

Menurut Dasco, kepastian pembayaran gaji menjadi hal penting karena menyangkut kehidupan para pekerja dan keluarga mereka.
 

Karena itu, DPR RI akan terus mengawal proses penyelesaian persoalan tersebut agar hak karyawan dapat terpenuhi.
 

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan PT Pos Indonesia di tengah persoalan keuangan perusahaan.
 

PT Pos Indonesia Aset Bangsa
 

Dasco mengingatkan bahwa PT Pos Indonesia bukan sekadar perusahaan, tetapi merupakan bagian dari aset bangsa yang memiliki sejarah panjang.
 

Ia menyebut PT Pos Indonesia telah berusia 281 tahun dan karena itu harus dijaga serta diperkuat secara bersama-sama.
 

“PT Pos Indonesia adalah aset bangsa berusia 281 tahun yang harus terus kita jaga bersama, dan saya pastikan DPR RI akan mengawalnya hingga tuntas,” kata Dasco.
 

Masa Depan Pekerja Harus Terjamin
 

Persoalan pembayaran gaji dan kondisi keuangan perusahaan menjadi perhatian serius DPR karena berdampak langsung terhadap pekerja dan pensiunan.
 

Dengan adanya dorongan pencairan tagihan sekitar Rp158 miliar, DPR berharap pembayaran gaji pada 1 September mendatang tidak mengalami kendala.
 

Bagi pekerja PT Pos Indonesia, kepastian gaji bukan sekadar persoalan perusahaan, tetapi menyangkut kepastian hidup puluhan ribu keluarga.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: