Kecam Kekerasan di SDIP Pamulang, Ketum IKALUIN Serukan Dialog dan Akal Sehat
RMBANTEN.COM — Tangerang Selatan — Ketua Umum IKALUIN Jakarta Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras kericuhan yang terjadi di SD Islam Pembangunan Pamulang.
Ace menegaskan, sebagai institusi pendidikan, sekolah seharusnya menjadi ruang yang mengajarkan nilai-nilai keadaban, etika, moral dan penyelesaian masalah secara rasional, bukan tempat untuk mempertontonkan kekerasan.
Pendidikan Harus Jadi Teladan
Menurut Ace, penggunaan cara-cara kekerasan dalam menyelesaikan persoalan justru bertentangan dengan nilai yang seharusnya ditanamkan lembaga pendidikan kepada peserta didik.

“Sebagai institusi pendidikan, seharusnya cara-cara kekerasan dalam menyelesaikan masalah harus dihindari. Dunia pendidikan merupakan institusi yang mengajarkan cara-cara yang beradab, beretika dan bermoral,” tegas Ace, Minggu, (23/8/2026).
Ia menilai tindakan kekerasan tidak hanya berpotensi memperbesar konflik, tetapi juga memberikan contoh buruk kepada peserta didik, orang tua dan wali murid.
Kecam Tindakan Premanisme
Sebagai Ketua Umum IKALUIN Jakarta, Ace menyatakan mengecam keras tindakan yang disebutnya sebagai premanisme dalam penyelesaian sengketa pengelolaan aset pendidikan di SD Islam Pembangunan Pamulang.
Menurutnya, setiap persoalan seharusnya diselesaikan dengan mengedepankan dialog, akal sehat dan rasionalitas.
“Saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan mengecam keras tindakan premanisme dalam penyelesaian sengketa antara pihak-pihak yang bertikai dalam pengelolaan aset pendidikan di SD Islam Pembangunan Pamulang,” ujarnya.
Dialog dan Akal Sehat Harus Diutamakan
Ace mendorong seluruh pihak yang bersengketa membuka ruang dialog untuk mencari titik temu.
Menurutnya, penyelesaian melalui musyawarah harus menjadi pilihan utama sebelum persoalan berkembang menjadi konflik terbuka.
“Seharusnya kita mengedepankan dialog, akal sehat, dan rasionalitas dalam mengurai penyelesaian sengketa ini,” katanya.
Namun, apabila upaya tersebut tidak menghasilkan kesepakatan, Ace menegaskan jalur hukum harus dihormati seluruh pihak.
Jangan Selesaikan Sengketa dengan Kuat-kuatan
Ace menekankan bahwa persoalan pengelolaan aset pendidikan tidak boleh diselesaikan melalui adu kekuatan fisik.
Menurutnya, proses hukum yang sedang berjalan harus menjadi rujukan bersama hingga terdapat keputusan yang memiliki kekuatan mengikat.
“Semua pihak harus menghormati proses hukum yang saat ini sedang berlangsung. Semua pihak harus menghormati hukum, bukan dengan cara kuat-kuatan fisik,” tegasnya.
Ia meminta seluruh pihak menyerahkan penyelesaian sengketa kepada mekanisme hukum yang berlaku.
Minta Semua Pihak Menahan Diri
Ace juga mengimbau pihak-pihak yang bertikai untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi kembali memicu kericuhan.
“Untuk itu, saya menghimbau kepada semua pihak untuk menahan diri. Biarkan proses hukum berjalan dan menunggu keputusan hukum yang mengikat semua pihak,” ujarnya.
Menurut Ace, sikap menahan diri menjadi penting agar persoalan tidak semakin melebar dan berdampak terhadap lingkungan pendidikan.
Kekerasan Harus Diusut Tuntas
Ace menilai tindakan kekerasan yang telah terjadi perlu diusut secara tuntas sesuai ketentuan hukum.
Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan setiap pihak yang terbukti melakukan kekerasan dapat dimintai pertanggungjawaban dan memberikan efek jera.
“Apa yang sudah terjadi dengan cara-cara kekerasan harus diusut tuntas agar memberikan efek jera bagi siapapun pelaku kekerasan tersebut,” katanya.
Apapun Putusan Hukum Harus Diterima
Ace kembali menegaskan bahwa seluruh pihak harus menghormati mekanisme hukum yang sedang berjalan.
Menurutnya, apa pun hasil keputusan hukum nantinya harus diterima sebagai jalan penyelesaian yang sah dan menjadi pedoman bersama.
“Apapun hasilnya harus diterima semua pihak,” tegas Ace.
Ia berharap persoalan SD Islam Pembangunan Pamulang dapat diselesaikan secara bermartabat tanpa kembali menggunakan kekerasan, sehingga institusi pendidikan tetap menjadi teladan dalam menyelesaikan persoalan secara beradab dan sesuai hukum.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Parlemen | 2 hari yang lalu
Warta Banten | 2 hari yang lalu
Hukum | 20 jam yang lalu
Nagara | 6 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
Hukum | 1 hari yang lalu
Kaamanan | 1 hari yang lalu
Warta Banten | 4 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu