Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

BPBD Kota Tangerang Semprot Sekolah, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Laporan: Firman
Jumat, 11 September 2026 | 14:57 WIB
BPBD Kota Tangerang melakukan penyemprotan di sejumlah sekolah sebagai langkah preventif menghadapi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. - Foto: Dok Pemkot Tangerang -
BPBD Kota Tangerang melakukan penyemprotan di sejumlah sekolah sebagai langkah preventif menghadapi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. - Foto: Dok Pemkot Tangerang -

RMBANTEN.COM — Kota Tangerang — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang melakukan penyemprotan di sejumlah sekolah sebagai langkah preventif menghadapi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
 

Salah satunya dilakukan di SMPN 1 Kota Tangerang, Jumat (11/9/2026). Penyemprotan dikerahkan oleh personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang dengan dukungan BPBD Kota Tangerang.
 

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan lingkungan sekolah tetap bersih dan nyaman sekaligus mendukung kesiapan sekolah menjelang kembali berlangsungnya aktivitas pembelajaran secara langsung.
 

Sekolah Dibersihkan dari Partikulat
 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan penyemprotan merupakan bagian dari upaya preventif untuk membersihkan area sekolah dari debu atau partikulat yang berpotensi menempel setelah adanya paparan abu vulkanik.
 

“Ini bagian dari langkah kita untuk memastikan lingkungan sekolah tetap bersih dan nyaman. Kami berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Damkar untuk melakukan penyemprotan pada area yang diperlukan,” ujar Mahdiar.
 

Menurutnya, kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor penting untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi warga sekolah.
 

Karena itu, BPBD bersama perangkat daerah terkait terus memperkuat koordinasi dan menyesuaikan langkah mitigasi dengan perkembangan kondisi di lapangan.
 

Kebersihan Kelas hingga Halaman Jadi Perhatian
 

Mahdiar menjelaskan penyemprotan juga menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah agar lingkungan sekolah siap kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
 

Area yang menjadi perhatian meliputi ruang kelas, halaman, serta area terbuka yang berpotensi menjadi tempat menempelnya debu atau partikulat.


“Penyemprotan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah agar lingkungan sekolah tetap terjaga menjelang kembali berlangsungnya aktivitas pembelajaran secara langsung,” jelas Mahdiar.
 

Ia menambahkan, kondisi lingkungan yang bersih diharapkan dapat memberikan rasa nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
 

Warga Diminta Tidak Panik
 

Di tengah kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik Anak Krakatau, BPBD mengimbau masyarakat, termasuk warga sekolah, tetap tenang dan mengikuti informasi resmi pemerintah.
 

Apabila menemukan debu atau partikulat di lingkungan sekitar, masyarakat diminta melakukan pembersihan dengan metode yang tidak menyebabkan debu kembali beterbangan.
 

Langkah tersebut penting untuk mengurangi paparan partikulat di lingkungan, terutama pada area yang banyak digunakan masyarakat.
 

Mitigasi Terus Diperkuat
 

BPBD Kota Tangerang juga terus berkoordinasi dengan perangkat daerah dan unsur terkait dalam melakukan pemantauan serta mitigasi.
 

Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang membutuhkan penanganan melalui kanal layanan kebencanaan yang tersedia.


“Dengan langkah kolaboratif tersebut, Pemkot Tangerang memastikan aspek kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah tetap menjadi perhatian,” kata Mahdiar.
 

Ia berharap aktivitas belajar dapat berlangsung dengan nyaman, sementara masyarakat tetap menerapkan kewaspadaan dan mengikuti perkembangan informasi resmi mengenai kondisi Gunung Anak Krakatau.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: