32 Tim Pesantren se-Kota Tangerang Adu Gengsi di Liga Santri Wali Kota Cup 2026
RMBANTEN.COM — Kota Tangerang — Sebanyak 32 tim dari pondok pesantren se-Kota Tangerang kembali beradu kemampuan dalam Liga Santri Wali Kota Cup Tahun 2026.
Kompetisi sepak bola tahunan dalam rangka menyambut Hari Santri tersebut resmi dibuka Wali Kota Tangerang H. Sachrudin di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Jumat (4/9/2026).
Bukan Sekadar Rebut Trofi
Sachrudin mengatakan Liga Santri bukan hanya ajang memperebutkan piala dan gelar juara. Kompetisi ini menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk menumbuhkan sportivitas, disiplin, kerja keras, mental juara, serta kemampuan bangkit dari kekalahan.
“Sejak pertama kali digelar pada 2022, Liga Santri telah menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan potensi, mempererat ukhuwah, sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi,” ujar Sachrudin.
Menurutnya, para santri tidak hanya belajar berkompetisi, tetapi juga membangun silaturahmi dan menunjukkan kemampuan terbaik.
Santri Harus Berprestasi dan Berakhlak
Sachrudin menegaskan semangat berkompetisi harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter.
Santri Kota Tangerang diharapkan tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kreativitas, kemandirian, daya saing, serta kesiapan menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai keimanan dan akhlakul karimah.
“Santri hari ini adalah generasi penerus sekaligus calon pemimpin masa depan,” katanya.
Ia menambahkan, ukuran keberhasilan Liga Santri bukan hanya siapa yang mengangkat trofi, tetapi juga nilai dan pengalaman yang dibawa pulang setiap peserta.
Pemkot Dorong Potensi Santri
Pemkot Tangerang, lanjut Sachrudin, akan terus membuka ruang pengembangan potensi generasi santri melalui olahraga, kreativitas, keterampilan, hingga penguatan kemandirian.
Pesantren dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu menghadapi perubahan zaman.
“Kami terus mendorong pengembangan keterampilan, literasi digital, kemandirian ekonomi melalui santripreneur, serta berbagai ruang kompetisi dan kreativitas bagi para santri,” jelasnya.
Jaga Sportivitas dan Persaudaraan
Sachrudin juga meminta seluruh peserta menjadikan kompetisi sebagai momentum memperkuat persaudaraan.
Ia mengingatkan para pemain bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari pertandingan.
“Yang lebih penting, jaga sportivitas, persaudaraan, dan jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik,” pesannya.
Digelar hingga 18 September
Liga Santri Wali Kota Cup 2026 berlangsung 4–18 September 2026.
Pertandingan digelar di Stadion Benteng Reborn dan Stadion Mini Cipondoh, dengan melibatkan 32 tim pondok pesantren dari seluruh wilayah Kota Tangerang.
Dari lapangan hijau, para santri tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membawa pesan tentang sportivitas, ukhuwah, prestasi, dan pembentukan generasi masa depan.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Pamenteun 6 hari yang lalu
Warta Banten | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 1 minggu yang lalu
Pulitik Jero | 4 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
Gaya Hirup | 5 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu
Warta Banten | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 1 minggu yang lalu
Nagara | 6 hari yang lalu