Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Abu Krakatau Tak Terdekteksi, Pemkot Tangerang Perkuat Mitigasi

Laporan: CAREP-01
Kamis, 10 September 2026 | 15:09 WIB
Pemkot Tangerang perkuat mitigasi dan tetap waspada sebaran abu vulkani Anak Krakatau - Foto: Dok Pemkot Tangerang -
Pemkot Tangerang perkuat mitigasi dan tetap waspada sebaran abu vulkani Anak Krakatau - Foto: Dok Pemkot Tangerang -

RMBANTEN.COM — Kota Tangerang — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat langkah mitigasi menyusul perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).
 

Berdasarkan informasi terbaru yang diterima melalui koordinasi kebencanaan nasional, abu vulkanik saat ini tidak terdeteksi di wilayah sekitar Krakatau maupun area sekitarnya.
 

Aktivitas GAK Dipantau Ketat
 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan informasi dari jejaring kebencanaan, termasuk laporan terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.
 

“Kalau saya melihat dari data-data yang kita terima dan informasi ter-update, tadi pagi memang ada aktivitas di sana. Namun, tidak terpantau dampak dari aktivitas tersebut, termasuk abu vulkanik dan sebarannya,” ujar Mahdiar, Kamis (10/9/2026).
 

Menurutnya, informasi yang diterima menunjukkan tidak adanya sebaran abu vulkanik di area utama maupun wilayah sekitar sumber aktivitas.
 

Kondisi tersebut menjadi perkembangan positif dalam pemantauan situasi kebencanaan saat ini.
 

Waspada Tak Boleh Kendor
 

Meski kondisi membaik, Pemkot Tangerang tidak serta-merta mengurangi kewaspadaan.
 

Prinsip mitigasi dan pencegahan tetap menjadi prioritas karena aktivitas vulkanik dapat berubah sewaktu-waktu. Selain itu, dampak dari paparan abu sebelumnya masih perlu diperhatikan.
 

“Konsep kebencanaan yang pertama memang mitigasi dan pencegahan. PJJ menjadi salah satu sarana pencegahan ketika kondisi-kondisi seperti ini masih sulit ditebak,” jelas Mahdiar.
 

Menurutnya, kebijakan tersebut tetap perlu dievaluasi berdasarkan kondisi terbaru di lapangan.
 

Belum Semua Wilayah Diguyur Hujan
 

Mahdiar menjelaskan, beberapa wilayah Kota Tangerang belum mengalami hujan yang dapat membantu menurunkan atau membersihkan partikel abu yang masih mungkin berada di lingkungan.
 

Karena itu, perkembangan kualitas udara dan kondisi lingkungan tetap menjadi salah satu pertimbangan Pemkot Tangerang dalam menentukan langkah selanjutnya.
 

Pemantauan tidak hanya dilakukan terhadap aktivitas gunung, tetapi juga terhadap kemungkinan dampak yang masih dirasakan masyarakat.
 

Warga Diminta Tak Panik
 

Pemkot Tangerang mengingatkan masyarakat agar tidak panik dalam menyikapi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
 

Namun, kewaspadaan tetap diperlukan dengan mengikuti informasi resmi serta memperhatikan arahan pemerintah dan instansi kebencanaan terkait.
 

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan.
 

Mitigasi Tetap Jadi Prioritas
 

Mahdiar menegaskan Pemkot Tangerang akan terus menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan perkembangan kondisi terkini.
 

”Dengan pemantauan yang terus dilakukan, Pemkot Tangerang memastikan langkah penanganan akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi terkini. Situasi yang membaik menjadi kabar positif, namun prinsip kehati-hatian dan mitigasi tetap dikedepankan untuk menjaga keselamatan masyarakat,” tutupnya.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: