Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

LKPJ 2025 Disetor, Kota Tangerang Pamer Kinerja: Program ‘Gampang’ Jadi Andalan

Laporan: Firman
Selasa, 31 Maret 2026 | 15:11 WIB
Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan LKPJ Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, Selasa (31/3/2026). - Dok Pemkot Tangerang -
Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan LKPJ Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, Selasa (31/3/2026). - Dok Pemkot Tangerang -

RMBANTEN.COM - Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, Selasa (31/3/2026). Laporan ini bukan sekadar formalitas, tapi panggung evaluasi kinerja sekaligus etalase capaian pembangunan daerah.
 

Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan, LKPJ 2025 mencerminkan tren positif di berbagai sektor. Ia menyebut, capaian tersebut lahir dari kolaborasi lintas elemen—pemerintah, dunia usaha, masyarakat, hingga media. 

Kolaborasi Jadi Kunci Kinerja
 

Sachrudin menyebut pendekatan pentahelix sebagai fondasi keberhasilan pembangunan di Kota Tangerang.
 

“Alhamdulillah, ada peningkatan di berbagai sektor. Ini hasil kebersamaan dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.
 

Menurutnya, pembangunan tak bisa berjalan sendiri. Sinergi menjadi kunci agar program pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
 

Program ‘Gampang’ Jadi Senjata Utama
 

Sejumlah program unggulan Pemkot jadi sorotan, terutama trio “Gampang”: Gampang Kerja, Gampang Sembako, dan Gampang Sekolah.
 

Program Gampang Kerja disebut paling terasa dampaknya. Lewat 12 kali job fair dalam setahun, sebanyak 8.240 pencari kerja berhasil terserap dari total 20.000 lowongan yang tersedia.
 

“Program ini efektif menekan pengangguran dan membuka akses kerja lebih luas,” kata Sachrudin.
 

DPRD: Indikator Makro Menguat
 

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam mengakui, mayoritas indikator makro daerah menunjukkan tren positif.
 

Mulai dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penyerapan tenaga kerja, rasio gini, hingga Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sebagian besar telah mencapai target.
 

“Memang pertumbuhan ekonomi belum sesuai target, tapi tetap meningkat dibanding tahun sebelumnya,” jelas Rusdi.
 

Evaluasi dan Penguatan Program
 

DPRD memastikan tidak berhenti pada apresiasi. Evaluasi mendalam akan dilakukan untuk menjaga keberlanjutan program yang terbukti efektif.
 

“Program yang berdampak besar akan terus kami dorong untuk dikembangkan,” tegas Rusdi.
 

Dengan LKPJ 2025 ini, Pemkot Tangerang mengirim pesan jelas: pembangunan tidak hanya soal angka, tapi bagaimana program benar-benar terasa di kehidupan warga. Dan sejauh ini, “program gampang” tampaknya masih jadi kartu truf.rajamedia

Komentar: