Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Waspada Campak! Dinkes Kota Tangerang Berikan Panduan Perawatan di Rumah

Laporan: Firman
Jumat, 10 April 2026 | 12:23 WIB
Petugas dari Dinkes Kota Tangerang sedang memeriksa balita yang diguga terpapar campak - Foto: Dok Pemkot Tangerang -
Petugas dari Dinkes Kota Tangerang sedang memeriksa balita yang diguga terpapar campak - Foto: Dok Pemkot Tangerang -

RMBANTEN.COM — Kota Tangerang — Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak. Penyakit ini dikenal sebagai infeksi virus yang mudah menular melalui percikan air liur saat penderita batuk atau bersin.
 

Sebagai langkah edukasi, Kepala Dinkes Kota Tangerang, Dini Anggraeni, membagikan panduan lengkap perawatan campak yang bisa dilakukan di rumah.
 

Gejala Campak yang Perlu Diwaspadai
 

Dini menjelaskan, campak umumnya ditandai dengan sejumlah gejala khas, seperti:
 

1. Demam 
2. Batuk dan pilek 
3. Mata merah 
4. Ruam pada kulit 
 

“Sebagian besar kasus bisa ditangani di rumah, tapi perawatan yang tepat tetap diperlukan agar tidak terjadi komplikasi,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
 
Panduan Perawatan Campak di Rumah
 

Untuk membantu proses pemulihan sekaligus mencegah penularan, Dinkes membagikan beberapa langkah penting:
 

1. Perbanyak cairan
Konsumsi air putih, sup, atau jus buah untuk mencegah dehidrasi. 
 

2. Makan bergizi seimbang
Nutrisi yang cukup membantu meningkatkan daya tahan tubuh. 
 

3. Pemberian vitamin A
Sesuai anjuran tenaga kesehatan untuk mengurangi risiko komplikasi. 
 

4. Istirahat cukup
Tubuh butuh energi untuk melawan infeksi virus. 
 

5. Isolasi mandiri
Hindari kontak langsung agar tidak menularkan ke orang lain. 
 

Segera ke Faskes Jika Gejala Berat
 

Dini mengingatkan, tidak semua kasus bisa ditangani di rumah. Masyarakat diminta segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala serius, seperti:
 

1. Sesak napas 
2. Kejang 
3. Demam tinggi tak kunjung turun 
4. Kondisi semakin memburuk 
 

“Jangan ditunda jika gejala berat muncul,” tegasnya.
 
Imunisasi Jadi Kunci Pencegahan
 

Selain perawatan, langkah paling efektif mencegah campak adalah imunisasi.
 

Dini menegaskan, vaksinasi tidak hanya melindungi individu, tapi juga mencegah penyebaran di lingkungan sekitar.
 

“Imunisasi tetap menjadi perlindungan utama bagi keluarga,” katanya.
 
Warga Diminta Lebih Peduli
 

Dinkes berharap masyarakat lebih peduli terhadap gejala awal dan tidak menganggap remeh campak.
 

Dengan penanganan yang tepat dan kesadaran kolektif, penyebaran penyakit ini bisa ditekan sejak dini.rajamedia

Komentar: