Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

UMKM Bangkit! Pemerintah Tarik Pelaku Terdampak Bencana Masuk Program MBG

Laporan: Tim Redaksi
Jumat, 10 April 2026 | 14:48 WIB
Menteri UMKM Maman Abdurrahman bersama  Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik. - Foto Dok. Humas Kemen UMKM -
Menteri UMKM Maman Abdurrahman bersama Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik. - Foto Dok. Humas Kemen UMKM -

RMBANTEN.COM - Jakarta — Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah mendorong percepatan pemulihan ekonomi pelaku usaha terdampak bencana di Sumatera. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat keterlibatan UMKM dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
 

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, mengatakan peningkatan jumlah dapur MBG membuka peluang besar bagi UMKM sebagai pemasok kebutuhan pangan.
 

“Hal ini menuntut hadirnya UMKM yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” kata Riza dalam workshop pengembangan kapasitas usaha mikro di Sumatera Barat, Rabu (8/4/2026).
 

Kebutuhan Dapur MBG Dorong Peran UMKM
 

Riza menjelaskan, bertambahnya dapur dalam program MBG berdampak langsung pada meningkatnya kebutuhan bahan pangan.
 

Kondisi ini membuka ruang bagi UMKM untuk:
 

1. Menjadi pemasok utama 

2. Menyediakan produk berkualitas 

3. Memperluas jaringan usaha 
 

Menurutnya, langkah ini sekaligus menjadi strategi pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana.
 

Kebijakan Afirmatif Utamakan Produk Lokal
 

Dalam workshop tersebut, pemerintah mendorong dapur MBG menerapkan kebijakan afirmatif.
 

Artinya, pengadaan bahan pangan diutamakan dari produk lokal hasil UMKM.

“Diharapkan lahir UMKM unggul yang siap menjadi pemasok kuat dan berdaya saing,” ujarnya.

200 Pelaku UMKM Ikuti Workshop
 

Sebanyak 200 peserta terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari:
 

1. UMKM sektor pangan 

2. Pelaku operasional dapur 

3. UMKM afirmatif terdampak bencana 
 

Program ini merupakan lanjutan dari inisiatif sebelumnya yang diawali dengan webinar.
 

Lanjut Kurasi hingga Business Matching
 

Setelah workshop, peserta akan melalui sejumlah tahapan lanjutan:
 

1. Proses kurasi 

2. Pelatihan dan pendampingan 

3. Temu mitra (business matching) dengan SPPG 
 

Langkah ini bertujuan memastikan UMKM benar-benar siap masuk ke rantai pasok MBG.
 

Kolaborasi Jadi Kunci
 

Riza menegaskan, keberhasilan program ini membutuhkan sinergi lintas sektor.
 

Kolaborasi dilakukan antara:
 

1. Kementerian UMKM 

2. Badan Gizi Nasional 

3. Pemerintah daerah 
 

Fokusnya pada peningkatan kapasitas produksi, standar keamanan pangan, dan tata kelola usaha.
 

UMKM Jadi Mitra Strategis
 

Menurut Riza, UMKM tidak lagi sekadar pelengkap, tetapi mitra strategis dalam program nasional.
 

Mereka diharapkan mampu menyediakan produk pangan yang:

1. Aman 

2. Bergizi 

3. Berkualitas 
 

“UMKM harus bisa tumbuh berkelanjutan dan semakin berdaya saing,” ujarnya.

Target: Bangkit dan Naik Kelas
 

Melalui keterlibatan dalam MBG, pemerintah berharap UMKM terdampak bencana tidak hanya pulih, tetapi juga naik kelas.
 

Dengan dukungan afirmasi dan perluasan akses pasar, UMKM diharapkan menjadi pilar penting dalam memperkuat ekonomi lokal.rajamedia

Komentar: