Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Surakman Dipastikan Korban Arupadhatu 1, Andra Soni Sampaikan Belasungkawa

Laporan: Firman
Rabu, 23 September 2026 | 19:25 WIB
Gubernur Banten Andra Soni dan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki saat rilis identifikasi korban Arupadhatu 1 - Foto: Dok Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni dan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki saat rilis identifikasi korban Arupadhatu 1 - Foto: Dok Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM – Kota Serang – Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan belasungkawa mendalam atas teridentifikasinya jenazah Surakman (60), salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang sebelumnya hilang kontak di perairan Selat Sunda saat membawa rombongan jurnalis untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
 

Andra menyampaikan duka tersebut saat menghadiri konferensi pers terkait perkembangan Operasi SAR Pencarian Korban Erupsi Gunung Anak Krakatau di Markas Polda Banten, Kota Serang, Rabu (23/9/2026). 
 

Pemprov Banten Sampaikan Belasungkawa
 

Andra mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Banten, pihaknya turut berduka cita atas kepastian identitas Surakman.

“Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menerima informasi ini,” kata Andra.
 

Ia juga berharap tujuh orang lainnya yang masih belum ditemukan dapat segera mendapatkan titik terang. 
 

Surakman Teridentifikasi Melalui DNA
 

Kepastian identitas Surakman diperoleh melalui pemeriksaan dan pencocokan DNA oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri.
 

Jenazah sebelumnya ditemukan di kawasan Pulau Enggano, Bengkulu, pada 12 September 2026. Hasil pemeriksaan kemudian menunjukkan kecocokan dengan data antemortem Surakman melalui hubungan biologis dengan anaknya. 

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyatakan jenazah tersebut secara genetik teridentifikasi sebagai Surakman, salah satu kru KM Arupadhatu 1.
 

Tujuh Orang Masih Belum Ditemukan
 

KM Arupadhatu 1 diketahui membawa lima jurnalis dan tiga kru ketika hilang kontak di perairan Selat Sunda pada 7 September 2026.
 

Dengan teridentifikasinya Surakman, satu dari delapan orang dalam rombongan tersebut telah diketahui keberadaannya. Sementara itu, tujuh orang lainnya masih belum ditemukan. Posisi kapal juga hingga kini belum diketahui. 
 

Jenazah Akan Dipulangkan ke Banten
 

Jenazah Surakman dijadwalkan diberangkatkan dari Bengkulu menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga di Banten.

Pemerintah Provinsi Banten bersama pihak terkait juga memastikan pendampingan terhadap keluarga dalam proses pemulangan hingga pemakaman. 
 

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian setelah operasi pencarian sebelumnya dilakukan secara luas di perairan Selat Sunda. Dengan ditemukannya Surakman, keluarga kini mendapatkan kepastian mengenai salah satu anggota keluarga yang sebelumnya dinyatakan hilang.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: