Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Sekab Teddy Temui Siswa Sekolah Rakyat di Tangerang, Pesan: Jangan Takut Bermimpi!

Laporan: Firman
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:24 WIB
Seskab Teddy Indra Wijaya bersama calon siswa dalam persiapan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Kabupaten Tangerang. - Foto: Dok Setkab RI -
Seskab Teddy Indra Wijaya bersama calon siswa dalam persiapan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Kabupaten Tangerang. - Foto: Dok Setkab RI -

RMBANTEN.COM – Tangerang – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berdialog langsung dengan siswa dan calon siswa dalam persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (8/8/2026).
 

Pertemuan tersebut menjadi momen bagi Teddy untuk mendengar langsung cerita, kebutuhan, hingga cita-cita anak-anak yang mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.
 

Hampir dua jam perjalanan dari Jakarta ditempuh Teddy untuk bertemu langsung dengan para siswa. Sebagian dari mereka sebelumnya mengalami putus sekolah, bahkan ada yang belum pernah mengenyam pendidikan.
 

43 Ribu Anak Sudah Dapat Kesempatan Belajar
 

Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh hak dan kesempatan mendapatkan pendidikan.

Saat ini, sekitar 43 ribu anak telah mendapatkan kesempatan belajar melalui program Sekolah Rakyat.
 

Program tersebut dirancang tidak hanya menyediakan pendidikan formal, tetapi juga memberikan dukungan menyeluruh bagi para siswa.
 

Sekolah, Asrama hingga Layanan Kesehatan
 

Para siswa Sekolah Rakyat mendapatkan fasilitas asrama, perlengkapan sekolah, makanan, layanan kesehatan, serta pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan dan pembentukan adab.
 

Lingkungan pendidikan tersebut diharapkan mampu membantu anak-anak membangun kepercayaan diri sekaligus membuka wawasan mengenai masa depan.
 

Mereka juga didorong untuk berani bermimpi dan memiliki cita-cita besar, tanpa terbebani keterbatasan kondisi ekonomi maupun latar belakang keluarga.
 

Rizky Sampaikan Keluhan, Teddy Langsung Beri Kepastian
 

Salah satu momen yang mendapat perhatian dalam dialog tersebut terjadi ketika Teddy berbincang dengan Rizky, seorang siswa yang mengalami masalah pada mata dan penglihatannya.
 

Rizky menyampaikan keinginannya untuk mendapatkan pengobatan. Namun, biaya menjadi kendala yang selama ini dihadapinya.
 

Mendengar cerita tersebut, Teddy langsung memberikan perhatian dan menguatkan Rizky. Ia memastikan biaya pengobatan siswa tersebut akan ditanggung.
 

“Jangan khawatir, semua akan baik-baik saja,” ujar Teddy kepada Rizky.
 

Respons tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar-mengajar di dalam kelas, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi para siswanya.
 

Sekolah Rakyat Tumbuhkan Harapan
 

Kehadiran Teddy dalam persiapan MPLS SRT 8 menjadi momentum untuk menegaskan kembali semangat utama Sekolah Rakyat.
 

Anak-anak tidak hanya diberikan kesempatan untuk belajar, tetapi juga didorong tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, peduli, berkarakter, dan memiliki keberanian untuk menentukan masa depan.
 

Dari ruang kelas, asrama, hingga perhatian terhadap kebutuhan kesehatan siswa, Sekolah Rakyat diarahkan menjadi ekosistem pendidikan yang memberikan kesempatan lebih luas kepada anak-anak Indonesia.
 

Sebab, ketika kesempatan belajar terbuka, cita-cita besar pun memiliki ruang untuk tumbuh.
 

RAJA MEDIA - Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: