Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Hari ke-10, SAR Perluas Pencarian hingga 8.509 Mil Laut, 24 Kapal Dikerahkan

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 17 September 2026 | 14:58 WIB
Foto ilustrasi Raja Media Banten - RMB -
Foto ilustrasi Raja Media Banten - RMB -

RMBANTEN.COM – Pandeglang Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru KM Arupadhatu 1 yang hilang kontak di perairan Selat Sunda memasuki hari ke-10, Kamis (17/9/2026). Hingga hari terakhir masa perpanjangan operasi SAR, kedelapan orang tersebut masih belum ditemukan. 
 

Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian secara signifikan hingga 8.509 mil laut persegi (NM²) dan membaginya menjadi 10 sektor. Sebanyak 24 kapal dan 523 personel dikerahkan untuk memaksimalkan pencarian. 
 

Area Pencarian Diperluas
 

Perluasan area dilakukan berdasarkan prediksi Search and Rescue Model Error Predicted (SARMEP) untuk memperkirakan kemungkinan pergeseran kapal maupun korban akibat arus laut.
 

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten, Rizky Dwianto, mengatakan seluruh sektor tersebut merupakan wilayah yang diprediksi berpotensi menjadi lokasi pergeseran objek pencarian.
 

“Untuk fokus di area pencarian kami memang menyesuaikan hasil dari SARMEP yang kami buat. Dari 10 sektor itu ada kemungkinan kapal beserta penumpang yang kita cari akan bergeser.” 

Dengan pola tersebut, tim tidak hanya terpaku pada satu titik, tetapi melakukan penyisiran pada seluruh sektor yang telah ditentukan.
 

24 Kapal Dikerahkan
 

Sebanyak 24 kapal dari berbagai unsur SAR dikerahkan untuk menyisir 10 sektor pencarian.
 

Wilayah pencarian diperluas hingga mengarah ke perairan Bengkulu dan Samudra Hindia. Kantor SAR Jakarta juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Bengkulu untuk melakukan penyisiran di wilayah pesisir Bengkulu dan Pulau Enggano.
 

Untuk mendukung pencarian, unsur udara juga disiagakan. Sistem komunikasi dengan kapal-kapal yang melintas di Selat Sunda terus dioptimalkan melalui koordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS).
 

Kondisi Cuaca dan Anak Krakatau Jadi Perhatian
 

Rizky mengatakan kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang terus dipantau dalam operasi hari ke-10.
 

“Untuk hari ini cuaca berawan, kemudian untuk kecepatan angin 10 sampai 20 knot dan gelombang 0,5 sampai 3,5 meter,” ujar Rizky. 
 

Aktivitas Gunung Anak Krakatau juga tetap menjadi pertimbangan keselamatan bagi personel yang melakukan pencarian di laut.
 

Hari Terakhir Masa Perpanjangan
 

Kamis (17/9) merupakan hari terakhir dari masa perpanjangan operasi SAR selama tiga hari.
 

Kepala Kantor Basarnas Banten Al Amrad mengatakan, apabila hingga batas akhir operasi tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, kegiatan akan beralih ke pemantauan.
 

“Sesuai dengan aturan kami, kita perpanjang tiga hari. Ya, sesuai aturan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan menyatakan apabila tidak terlihat tanda-tanda korban ditemukan, kita akan lakukan pemantauan.” 
 

Namun, Al Amrad menegaskan pencarian dapat kembali dibuka apabila kemudian ditemukan petunjuk mengenai keberadaan delapan orang tersebut.


“Namun, sewaktu-waktu ada petunjuk keberadaan delapan orang tersebut, operasi pencarian akan kembali dibuka.” 
 

Belum Ada Petunjuk Positif
 

Hingga hari ke-10, belum ada laporan positif dari kapal-kapal niaga yang melintas melalui sistem e-broadcast.
 

Basarnas tetap berkoordinasi dengan VTS agar informasi pencarian terus diteruskan kepada kapal yang berada di sekitar wilayah Selat Sunda.
 

Delapan Orang Masih Dicari
 

Delapan orang yang berada dalam rombongan KM Arupadhatu 1 masih dalam pencarian, yakni:
 

1. M. Bagus Khoirunnas – jurnalis ANTARA 

2. Arie Basuki – jurnalis Merdeka.com 

3. Yudistiro Pranoto – jurnalis iNews 

4. Firman Daus Wajidi – jurnalis Anadolu Agency 

5. Donal Husni – jurnalis lepas 

6. Warta/Surahman – kapten kapal 

7. Sukarman – ABK 

8. Heriyanto – pemandu 
 

Rombongan tersebut hilang kontak sejak 7 September 2026 ketika menggunakan KM Arupadhatu 1 dalam perjalanan untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
 

SAR Maksimalkan Penyisiran
 

Dengan luas pencarian mencapai 8.509 NM², pembagian 10 sektor, pengerahan 24 kapal dan 523 personel, Tim SAR Gabungan memaksimalkan hari terakhir masa perpanjangan untuk mencari titik terang keberadaan delapan orang yang hingga kini masih hilang. 
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: