Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Resmikan Masjid Kasepuhan, Gubernur Andra: Masjid Pilar Peradaban Islam

Laporan: Firman
Senin, 19 Januari 2026 | 06:47 WIB
Gubernur Banten Andra Soni menerima cenderamata minaiatur  masjid yang diserahkan Pengasuh Ponpes Al-Istiqlaliyyah, KH. Totoh Tohari Romli atau Abah Entoh. - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni menerima cenderamata minaiatur masjid yang diserahkan Pengasuh Ponpes Al-Istiqlaliyyah, KH. Totoh Tohari Romli atau Abah Entoh. - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM - Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni meresmikan Masjid Al-Istiqlaliyyah sekaligus menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Kamis (14/1/2026) malam.
 

Peresmian masjid kasepuhan ini menjadi momentum penting penguatan nilai keimanan, persatuan umat, dan pembangunan peradaban Islam di Banten.
 

Masjid Bukan Sekadar Tempat Ibadah
 

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis yang melampaui fungsi ritual semata. Masjid, menurutnya, adalah titik awal pembentukan peradaban dan pusat penguatan umat.
 

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi pilar utama peradaban Islam. Dari sinilah nilai keimanan, persatuan, dan kebajikan sosial dibangun,” tegas Andra Soni melansir laman bantenprov.go.id.


Ia juga menyampaikan rasa syukur atas bimbingan para ulama, khususnya Pengasuh Ponpes Al-Istiqlaliyyah, KH. Totoh Tohari Romli atau Abah Entoh.
 

“Alhamdulillah, saya dan Pak Maesyal selalu mendapatkan bimbingan dari Abah Entoh. Semoga masjid ini menjadi pusat penguatan iman dan ukhuwah umat,” ujarnya.
 

Mohon Doa Ulama, Jaga Kondusivitas Banten
 

Pada kesempatan itu, Gubernur memohon doa restu dan bimbingan para ulama agar diberikan kekuatan dan amanah dalam memimpin Provinsi Banten.
 

Ia juga mengapresiasi masyarakat dan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah yang konsisten melibatkan pemerintah dalam berbagai kegiatan keagamaan, sekaligus menjaga persatuan dan kondusivitas daerah.
 

Gubernur turut mendoakan Abah Entoh agar senantiasa diberikan kesehatan dalam membimbing umat dan santri.
 

Mercusuar Nilai Keimanan Tangerang Raya
 

Senada dengan Gubernur, Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid menyebut peresmian Masjid Al-Istiqlaliyyah sebagai momentum strategis bagi masyarakat Tangerang Raya.
 

“Masjid ini bukan sekadar bangunan megah, tetapi rumah suci tempat sujud, pusat persaudaraan, dan mercusuar nilai-nilai keimanan serta peradaban,” ujar Maesyal.
 

Ia berharap Masjid Al-Istiqlaliyyah menjadi simpul harmoni sosial dan melahirkan masyarakat yang berakhlak mulia.
 

“Mari kita makmurkan masjid ini bersama-sama. Semoga Kabupaten Tangerang senantiasa diberkahi Allah Swt,” tambahnya.

 

Pesan Abah Sepuh dan Jejak Sejarah
 

Pengasuh Ponpes Al-Istiqlaliyyah, KH. Totoh Tohari Romli, mengenang pesan visioner Abah Sepuh, almarhum KH. Uci Turtusi, yang memprediksi masjid ini akan berkembang seperti masjid-masjid besar bersejarah di Banten.
 

“Abah Sepuh pernah berkata, kelak masjid ini akan memiliki menara seperti Banten, dan di sinilah para pemimpin akan berkumpul,” kenang Abah Entoh.
 

Apresiasi Adat dan Cinderamata
 

Dalam rangkaian acara tersebut, Gubernur Andra Soni menerima penganugerahan kehormatan dari Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) atas komitmen pemerintah daerah dalam menjaga nilai budaya, adat istiadat, dan persatuan bangsa.
 

Sebagai tanda kasih, Gubernur juga menerima cenderamata berupa miniatur masjid dan tasbih hitam asal Mesir dari Abah Entoh.
 

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri para raja dan sultan anggota MAKN, Forkopimda Kabupaten Tangerang, alim ulama, tokoh masyarakat, santri, serta ribuan jemaah dari berbagai wilayah di Tangerang Raya.rajamedia

Komentar: