Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Bantu Kurangi Sampah Tangsel, Gubernur Andra Salurkan Toren POC dan Biogas

Laporan: Firman
Senin, 19 Januari 2026 | 11:20 WIB
Bantuan toren Pupuk Organik Cair (POC) dan biogas untuk kurangi sampah Tangsel dari Gubernur Banten Andra Soni - Biro Adpimpro Banten -
Bantuan toren Pupuk Organik Cair (POC) dan biogas untuk kurangi sampah Tangsel dari Gubernur Banten Andra Soni - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM - Tangsel – Gubernur Banten Andra Soni mengambil langkah cepat dan konkret untuk menekan darurat sampah di Kota Tangerang Selatan. Melalui bantuan toren Pupuk Organik Cair (POC) dan biogas, sampah organik rumah tangga kini bisa diolah langsung dari sumbernya, tanpa menunggu sistem besar beroperasi.
 

Fasilitas ini mampu mengolah hingga 100 kilogram sampah organik per hari dan menghasilkan biogas untuk memasak selama 30–60 menit setiap hari, sekaligus mengurangi timbunan sampah yang berakhir di TPS dan TPA.
 

Dana Pribadi, Bukan APBD
 

Inisiator Toren POC dan Biogas sekaligus Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus, menegaskan bahwa bantuan tersebut sepenuhnya bersumber dari dana pribadi Gubernur Banten dan tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah.
 

“Pak Gubernur Andra memiliki perhatian serius terhadap persoalan sampah di Tangsel. Sambil menunggu Aglomerasi PSEL beroperasi, beliau ingin ada langkah konkret jangka pendek untuk mengurangi sampah dari sumbernya,” ujar Ade, dikutip dari laman bantenprov.go.id, Senin (19/1/2026).
 

Fokus Sampah dari Rumah
 

Ade menjelaskan, bantuan fasilitas ini disertai arahan langsung dari Gubernur agar Banksasuci Foundation melakukan pendampingan dan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, khususnya pengelola bank sampah.
 

Tujuannya, agar masyarakat mampu mengelola sampah dari rumah tangga secara mandiri, sehingga hanya residu yang dibuang ke TPS maupun TPA.
 

“Kalau sekadar alat, siapapun bisa buat. Tantangannya justru pada pendampingan dan edukasi. Insya Allah, dengan pendampingan berkelanjutan, semangat zero waste bisa terwujud,” tegasnya.
 

Bank Sampah Kembali Bersemangat
 

Ketua Bank Sampah The High Jaya Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, Anita Yuliana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Gubernur Banten terhadap pengelolaan sampah di wilayahnya.
 

“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur atas bantuan fasilitas dan pendampingan ini. Bank sampah kami tetap berjalan di tengah kondisi darurat sampah, meski dengan keterbatasan,” ujarnya.
 

Anita mengakui, pengelolaan sampah organik menjadi tantangan terbesar. Upaya budidaya maggot yang pernah dilakukan belum membuahkan hasil maksimal karena membutuhkan ketekunan dan keuletan tinggi.
 

“Budidaya maggot tidak mudah. Mudah-mudahan dengan adanya toren POC ini, pengolahan sampah organik di komplek kami bisa lebih optimal,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: