Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Banjir Tangerang Berangsur Surut, Status Darurat Masih Berlaku!

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 18 Januari 2026 | 18:19 WIB
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat meninjau langsung lokasi banjir di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Rabu (14/1/26). - Prokopim Tangerang -
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat meninjau langsung lokasi banjir di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Rabu (14/1/26). - Prokopim Tangerang -

RMBANTEN.COM – Tangerang - Kondisi banjir di wilayah Tangerang Raya menunjukkan tren penyusutan di sejumlah titik hingga Sabtu (18/1/2026). 
 

Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan menyusul peringatan hujan lebat dan potensi banjir rob yang masih mengintai wilayah Banten.
 

Pemerintah daerah bersama aparat gabungan terus bersiaga untuk memastikan keselamatan warga serta kelancaran distribusi bantuan logistik di wilayah terdampak.
 

Kabupaten Tangerang Masih Berstatus Darurat
 

Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menetapkan Status Darurat Bencana sejak 15 Januari 2026, mengingat luasnya dampak banjir yang melanda ratusan desa.
 

Di Perumahan Taman Cikande, banjir yang sebelumnya mencapai ketinggian dua meter kini dilaporkan berangsur surut. Sejumlah warga mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa lumpur dan puing akibat genangan.
 

Namun, titik banjir baru dilaporkan muncul di Kecamatan Kresek, dengan 185 rumah terendam banjir pada Sabtu sore.
 

Secara keseluruhan, banjir di Kabupaten Tangerang telah berdampak pada 119 desa dengan jumlah terdampak mencapai sekitar 14.560 keluarga.
 

Kota Tangerang dan Tangsel Perkuat Kesiapsiagaan
 

Di Kota Tangerang, banjir sebelumnya merendam lima kecamatan, termasuk Benda dan Periuk, dengan total 18 titik genangan. Hingga kini, BPBD masih aktif menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.
 

Sementara itu, di Kota Tangerang Selatan, jajaran Polres Tangsel menyiagakan perahu karet di wilayah rawan banjir sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan debit air. Warga diimbau tetap waspada, khususnya menjelang sore hari saat hujan lebat diperkirakan turun.
 

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem
 

BMKG mengeluarkan peringatan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Tangerang Raya hingga malam hari. Selain itu, terdapat peringatan banjir rob di wilayah pesisir Banten yang diperkirakan berlangsung hingga 22 Januari 2026.
 

Akses Jalan Dialihkan, Warga Diminta Pantau Informasi Resmi
 

Sejumlah ruas jalan terdampak genangan air, termasuk di sekitar akses Tol, sehingga dilakukan pengalihan arus lalu lintas. Pengguna jalan diminta menghindari rute rawan banjir dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
 

Untuk memantau kondisi terkini debit air dan perkembangan banjir secara real-time, masyarakat diimbau mengakses portal resmi BPBD Kota Tangerang serta memantau informasi melalui media sosial About Tangerang.rajamedia

Komentar: