Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Prabowo Kagum TPST Banyumas! Layak Jadi Contoh Nasional

Laporan: Firman
Kamis, 30 April 2026 | 12:04 WIB
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah - Foto: Dok. Setkab RI -
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah - Foto: Dok. Setkab RI -

RMBANTEN.COM — Banyumas — Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).
 

Kunjungan itu disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebagai bagian dari agenda Presiden melihat langsung inovasi daerah dalam pengelolaan sampah modern berbasis ekonomi sirkular.
 

Di lokasi, Presiden menyaksikan proses pengolahan sampah dari hulu hingga hilir dengan dukungan teknologi modern yang mampu menekan volume sampah sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi.
 

"Efektif, Bisa Jadi Contoh Banyak Daerah"
 

Usai melihat sistem kerja TPST BLE, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi tinggi terhadap model pengelolaan sampah yang diterapkan Banyumas.

“Jadi ini saya kira sangat efektif, ya. Menjadi contoh untuk banyak provinsi, banyak kabupaten, bahkan dari negara lain ada yang ke sini,” ujar Kepala Negara.
 

Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa Banyumas kini masuk radar nasional sebagai model pengelolaan sampah masa depan.
 

Sampah Diolah dengan Mesin Modern
 

TPST BLE Banyumas dikenal sebagai fasilitas pengolahan sampah terpadu yang memanfaatkan sejumlah mesin modern, antara lain:
 

1. Pre-shredder 

2. Tromol screen 

3. Pencacah organik 

4. Mesin pembersih sampah 

5. Sistem konveyor pemilahan 
 

Seluruh fasilitas itu mendukung proses pengelolaan lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan.
 

Dari Sampah Jadi Produk Bernilai
 

Presiden juga menaruh perhatian pada hasil turunan dari pengolahan sampah yang dinilai memiliki manfaat ekonomi nyata.
 

Salah satu yang mencuri perhatian adalah produk genteng hasil olahan sampah, yang dianggap kuat, efektif, dan berbiaya terjangkau.
 

Bisa Masuk Program Bedah Rumah
 

Prabowo bahkan membuka peluang agar produk genteng tersebut dapat dimanfaatkan dalam program bantuan perbaikan rumah masyarakat.
 

Artinya, sampah tidak lagi dipandang sebagai masalah semata, tetapi bisa menjadi bahan bangunan yang membantu rakyat kecil memiliki hunian lebih layak.
 

Pesan Presiden: Sampah Harus Jadi Peluang
 

Kunjungan ini menunjukkan arah baru kebijakan pemerintah: persoalan sampah harus diselesaikan dengan inovasi, teknologi, dan nilai ekonomi.
 

Jika model Banyumas diperbanyak, Indonesia tak hanya bersih dari sampah, tapi juga bisa menciptakan lapangan kerja dan membantu kebutuhan perumahan rakyat.rajamedia

Komentar: