Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Terima Laporan Ara! Prabowo Gaspol Program Rumah Rakyat dan Rusun Subsidi

Laporan: Raja Media Network
Rabu, 10 Juni 2026 | 04:04 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menerima menerima menteri PKP Maruarar Sirait di Istana, Selasa (9/6/2026) - Foto: BPMI Setpres -
Presiden Prabowo Subianto saat menerima menerima menteri PKP Maruarar Sirait di Istana, Selasa (9/6/2026) - Foto: BPMI Setpres -

RMBANTEN.COM — Jakarta — Presiden Prabowo Subianto terus menggeber program perumahan rakyat. Selasa sore (9/6/2026), Presiden menerima Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Istana Merdeka, Jakarta.
 

Pertemuan itu membahas perkembangan sejumlah program prioritas sektor perumahan yang menjadi bagian dari visi besar Prabowo menghadirkan hunian layak dan terjangkau bagi rakyat.
 

Turut mendampingi Menteri Maruarar dalam pertemuan tersebut Presiden Direktur Standard Chartered Indonesia, Rino Santodiono Donosepoetro.
 

Bedah 400 Ribu Rumah Jadi Prioritas
 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, salah satu agenda utama yang dilaporkan kepada Presiden adalah perkembangan Program Bedah Rumah.
 

Program tersebut menargetkan perbaikan 400 ribu rumah tidak layak huni menjadi rumah yang aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat di berbagai daerah.

“Perkembangan pelaksanaan Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan 400 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya.
 

Program ini disebut menjadi salah satu instrumen utama pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.
 

Rusun Subsidi Meikarta Mulai Groundbreaking
 

Selain program bedah rumah, pemerintah juga melaporkan progres pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi.
 

Menurut Teddy, proyek tersebut merupakan bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo.
 

Saat ini proyek rusun subsidi itu telah memasuki tahap land clearing dan groundbreaking.
 

“Kemajuan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah,” kata Teddy.
 

Program Bedah Rumah Akan Ditambah
 

Tak berhenti di tahun ini, pemerintah juga berencana memperluas cakupan Program Bedah Rumah pada 2027 mendatang.
 

Maruarar Sirait disebut telah melaporkan rencana penambahan program tersebut kepada Presiden Prabowo dan mendapatkan persetujuan langsung dari Kepala Negara.
 

Langkah itu dilakukan agar manfaat program bisa menjangkau lebih banyak masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.
 

Pemerintah Fokus Hunian Terjangkau
 

Seskab Teddy menegaskan pemerintah saat ini terus mendorong berbagai program strategis sektor perumahan.
 

Mulai dari pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan rumah susun, penataan kawasan kumuh, hingga pengembangan skema pembiayaan perumahan yang lebih mudah diakses masyarakat.
 

“Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
 

Visi Besar Prabowo untuk Rakyat
 

Program perumahan rakyat menjadi bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto yang ingin memastikan pembangunan nasional tidak hanya menghadirkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan nyata bagi masyarakat.
 

Pemerintah menilai akses terhadap hunian yang layak dan berkualitas merupakan salah satu fondasi penting dalam meningkatkan taraf hidup rakyat Indonesia.rajamedia

Komentar: