Skotlandia Pecah Kutukan 36 Tahun! Haiti Ditaklukkan, Tartan Army Puncaki Grup C
RAJAMEDIA.CO — Foxborough — Skotlandia akhirnya mengakhiri penantian panjang yang terasa seperti seabad. Tim berjuluk Tartan Army sukses mengalahkan Haiti 1-0 pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026 di Gillette Stadium, Foxborough, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026).
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Bagi Skotlandia, hasil tersebut menjadi momen bersejarah karena merupakan kemenangan pertama mereka di putaran final Piala Dunia dalam 36 tahun terakhir.
Gol tunggal John McGinn menjadi pembeda dalam duel ketat yang disaksikan lebih dari 64 ribu penonton.
Haiti Bikin Skotlandia Kaget
Meski datang sebagai tim yang lebih diunggulkan, Skotlandia tidak langsung nyaman.
Justru Haiti yang lebih dulu mengancam pada menit kelima.
Danley Jean Jacques berhasil menembus pertahanan lawan dan melepaskan tembakan berbahaya, namun bola masih melenceng dari sasaran.
Ancaman tersebut menjadi sinyal bahwa Haiti tidak datang ke Piala Dunia hanya untuk menjadi pelengkap.
McTominay Nyaris Pecah Kebuntuan
Skotlandia mulai menemukan ritme permainan setelah sepuluh menit pertama.
Pada menit ke-17, gelandang Manchester United, Scott McTominay, hampir membawa timnya unggul.
Tembakan kerasnya dari luar kotak penalti gagal menjadi gol setelah membentur tiang gawang.
Suporter Skotlandia yang memenuhi stadion sempat terdiam sebelum kembali memberikan dukungan penuh.
McGinn Jadi Pahlawan
Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-27.
Aksi impresif wonderkid Ben Gannon-Doak di sisi kanan menjadi awal petaka bagi Haiti.
Umpannya diteruskan oleh Che Adams yang langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat.
Kiper Haiti, Johny Placide, sebenarnya mampu melakukan penyelamatan.
Namun bola muntah jatuh tepat ke arah John McGinn.
Tanpa ampun, sang kapten langsung menyambar bola yang kemudian berbelok arah setelah mengenai pemain bertahan Haiti dan masuk ke gawang.
Skotlandia unggul 1-0.
Haiti Hampir Hancurkan Pesta
Di babak kedua, Haiti tampil semakin berani.
Mereka bahkan mampu mengimbangi permainan Skotlandia dalam penguasaan bola maupun jumlah peluang.
Drama terjadi pada menit ke-85.
Striker Haiti, Frantzdy Pierrot, menyambut umpan silang dengan sundulan keras yang membuat jantung pendukung Skotlandia nyaris berhenti.
Beruntung bagi Tartan Army, bola meluncur tipis di samping gawang Angus Gunn.
Skotlandia pun selamat dari petaka di menit-menit akhir.
Statistik Buktikan Duel Berjalan Ketat
Meski menang, Skotlandia tidak benar-benar mendominasi pertandingan.
Penguasaan bola kedua tim sama kuat, masing-masing 50 persen.
Haiti bahkan melepaskan lebih banyak tembakan dengan 13 percobaan dibanding delapan milik Skotlandia.
Jumlah tembakan tepat sasaran juga identik, sama-sama tiga kali.
Data tersebut menunjukkan bahwa kemenangan Skotlandia diraih melalui efektivitas dan ketenangan dalam memanfaatkan peluang.
Puncaki Grup C
Tambahan tiga poin langsung mengantar Skotlandia ke puncak klasemen sementara Grup C.
Mereka memanfaatkan hasil imbang 1-1 antara Brasil dan Maroko yang berlangsung sebelumnya.
Klasemen Sementara Grup C
🏴 Skotlandia — 3 poin
🇧🇷 Brasil — 1 poin
🇲🇦 Maroko — 1 poin
🇭🇹 Haiti — 0 poin
Pada pertandingan berikutnya, Skotlandia akan menghadapi ujian berat melawan Maroko.
Sementara Haiti harus bersiap menghadapi salah satu favorit juara dunia, Brasil.
Namun satu hal sudah pasti.
Setelah 36 tahun menunggu, Skotlandia akhirnya kembali merasakan manisnya kemenangan di panggung terbesar sepak bola dunia.![]()
Ékobis 4 hari yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu
Patandang | 6 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Warta Banten | 5 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Mancanagara | 6 hari yang lalu
Nagara | 4 hari yang lalu
Pamenteun | 6 hari yang lalu
Pendidikan | 5 hari yang lalu