Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Istana Bergerak! Rupiah Diguncang, Pemerintah-BI-OJK Turun Tangan

Laporan: Firman
Jumat, 05 Juni 2026 | 14:17 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi - Foto: BPMI Setpres -
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi - Foto: BPMI Setpres -

RMBANTEN.COM — Jakarta — Pemerintah memastikan tidak tinggal diam menghadapi tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Istana menegaskan koordinasi intensif terus dilakukan antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
 

Pernyataan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026).
 

Menurut Prasetyo, seluruh otoritas ekonomi bergerak bersama memantau dinamika pasar dan menyiapkan langkah-langkah strategis guna menjaga kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia.
 

“Pemerintah bersama Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK terus berkoordinasi secara intens untuk memonitor dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan,” ujar Prasetyo.
 

Istana Minta Publik Tetap Tenang
 

Meski pergerakan rupiah menjadi perhatian publik, pemerintah meminta masyarakat tidak panik.
 

Prasetyo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih berada dalam kondisi kuat dan terjaga.
 

Menurutnya, berbagai indikator utama menunjukkan ekonomi nasional tetap stabil di tengah tekanan global yang masih berlangsung.
 

“Kita harus yakin bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat,” tegasnya.
 

Inflasi Terkendali, Ekonomi Tetap Tumbuh
 

Menteri Prasetyo menjelaskan kekuatan ekonomi nasional tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang tetap positif serta inflasi yang masih terkendali.
 

Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting Indonesia menghadapi gejolak ekonomi dunia.
 

Pemerintah optimistis koordinasi solid antarotoritas ekonomi mampu menjaga stabilitas rupiah sekaligus mempertahankan daya tahan ekonomi nasional.
 

“Pertumbuhan ekonomi tetap baik dan inflasi masih terjaga,” katanya.
 

Pemerintah Siapkan Langkah Strategis
 

Istana memastikan pemerintah tidak hanya memantau pergerakan rupiah, tetapi juga menyiapkan langkah-langkah antisipatif jika tekanan global meningkat.
 

Sinergi antara pemerintah, BI, dan OJK disebut menjadi kunci menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.
 

Prasetyo menegaskan pemerintah percaya ketahanan ekonomi Indonesia masih berada di jalur yang aman.
 

“Insyaallah kita memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat,” ujarnya.
 

Rupiah Jadi Sorotan di Tengah Tekanan Global
 

Pergerakan nilai tukar rupiah belakangan menjadi perhatian seiring dinamika ekonomi global, ketidakpastian pasar internasional, serta tekanan geopolitik dunia.
 

Karena itu, pemerintah memastikan koordinasi lintas lembaga terus diperkuat agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga dan kepercayaan investor tidak terganggu.rajamedia

Komentar: