Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Moonpala Dukung TPS3R, Kunci Atasi Darurat Sampah Tangsel!

Laporan: Iyan Sopian
Jumat, 02 Januari 2026 | 21:18 WIB
Kondisi TPA Ciepeucang Tangerang Selatan dengan sampah yang menggunung - Foto: Dok RRI -
Kondisi TPA Ciepeucang Tangerang Selatan dengan sampah yang menggunung - Foto: Dok RRI -

RMBANTEN.COM - Tangsel — Moonpala Foundation Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah mengoptimalkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) sebagai solusi menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang kini sudah overload.
 

Penutupan TPA Cipeucang dalam beberapa waktu terakhir telah memicu persoalan serius. Sampah menggunung di berbagai titik Kota Tangerang Selatan, menandai kondisi darurat yang menuntut langkah cepat dan terukur dari pemerintah.
 

Penanganan Sampah Harus Dimulai dari Hulu
 

Inisiator Moonpala Foundation Indonesia, Arizal Maulana, menegaskan persoalan sampah di Tangsel tidak bisa lagi diselesaikan hanya dengan pendekatan hilir.
 

“Masalah sampah di Tangsel perlu ditangani sejak hulu. Salah satunya melalui optimalisasi TPS3R,” ujar Arizal dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (2/1/2026).
 

Menurutnya, TPS3R bukanlah konsep baru di Tangsel. Berdasarkan data tahun 2022, terdapat sekitar 40 unit TPS3R yang tersebar di berbagai wilayah.
 

Banyak TPS3R Mati Suri
 

Namun, Arizal menilai keberadaan TPS3R belum memberikan dampak signifikan. Sejumlah TPS3R justru tutup dan tidak beroperasi maksimal.
 

“TPS3R ini layu sebelum berkembang. Banyak yang berhenti beroperasi karena berbagai alasan,” kata Rizal, sapaan akrabnya.
 

Ia menyebut minimnya pendampingan menjadi salah satu faktor utama mandeknya TPS3R, khususnya pendamping yang memiliki orientasi kuat pada isu lingkungan hidup.
 

Pegiat Lingkungan Belum Diberdayakan
 

Padahal, lanjut Rizal, Kota Tangerang Selatan memiliki banyak pegiat lingkungan yang seharusnya bisa dilibatkan secara aktif.
 

“Mereka sebenarnya bisa diberdayakan seperti jumantik lingkungan. Tapi itu tentu butuh keseriusan pemerintah dalam pengelolaannya,” jelasnya.
 

Pusat Diminta Awasi, Jangan Jadi Bancakan
 

Rizal juga meminta pemerintah pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup, turun tangan mengawal dan mengawasi program optimalisasi TPS3R di Tangsel.
 

“Sebab, soal korupsi sampah di Tangsel ini bukan cerita baru. Jangan sampai niat baik mengatasi darurat sampah justru menjadi bancakan segelintir pihak,” tegasnya.
 

Moonpala Foundation menilai, tanpa pengawasan ketat dan pendampingan berkelanjutan, optimalisasi TPS3R hanya akan menjadi program seremonial tanpa dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.rajamedia

Komentar: