Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Pemerintah Hanya Rem Pembangunan Dapur Baru, Bakom Tegaskan MBG Tetap Jalan!

Laporan: Raja Media Network
Kamis, 11 Juni 2026 | 07:27 WIB
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Muhammad Qodari - Repro -
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Muhammad Qodari - Repro -

RMBANTEN.COM — Jakarta — Isu penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditepis pemerintah. Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Muhammad Qodari menegaskan program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu tetap berjalan dan terus melayani para penerima manfaat di berbagai daerah.
 

Yang dihentikan sementara, kata Qodari, bukan program MBG-nya, melainkan pembangunan dan persiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru atau dapur MBG baru.
 

“Pelaksanaan MBG itu tidak berhenti. Tetapi SPPG yang sedang tahapan persiapan memang stop dulu,” kata Qodari dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).
 

Jangan Salah Paham
 

Qodari meminta publik tidak keliru memahami kebijakan pemerintah.
 

Menurutnya, ada perbedaan mendasar antara penghentian pembangunan SPPG baru dengan penghentian Program Makan Bergizi Gratis.
 

“Harus dibedakan antara penghentian pembangunan atau persiapan pembangunan SPPG dengan pelaksanaan MBG itu sendiri,” tegasnya.
 

Ia memastikan seluruh dapur MBG yang sudah beroperasi tetap menjalankan tugasnya menyediakan makanan bergizi bagi para penerima manfaat.
 

Pemerintah Fokus Benahi Dapur yang Ada
 

Kebijakan moratorium pembangunan dapur baru dilakukan bersamaan dengan penataan operasional dan distribusi anggaran tambahan (top-up) untuk mendukung keberlanjutan program MBG.
 

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menjelaskan pemerintah tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis sepanjang tahun 2026.
 

Salah satunya adalah penataan ulang sasaran penerima manfaat agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran.
 

Dapur Baru Direm, Kualitas Digenjot
 

Selain moratorium pembangunan titik baru, pemerintah juga fokus membenahi dapur-dapur MBG yang sudah beroperasi.
 

Tujuannya agar seluruh fasilitas memenuhi standar kualitas makanan, keamanan pangan, serta tata kelola yang lebih baik.
 

“Pembenahan dapur-dapur yang telah berdiri dan telah beroperasi agar sesuai standar untuk menghasilkan makanan yang berkualitas,” kata Nanik.
 

SDM Ikut Ditingkatkan
 

Tak hanya fasilitas, pemerintah juga menyiapkan program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan SPPG.
 

Pelatihan bagi petugas dapur, pengelola, hingga tenaga pendukung akan diperkuat agar kualitas layanan MBG semakin optimal.
 

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan program yang menjadi salah satu andalan Presiden Prabowo benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
 

Evaluasi Demi Tepat Sasaran
 

Pemerintah menegaskan moratorium bukan berarti menghentikan ekspansi program secara permanen.
 

Kebijakan tersebut lebih ditujukan untuk evaluasi, pembenahan, dan memastikan seluruh sistem berjalan sesuai standar sebelum pembangunan dapur baru kembali dilanjutkan.
 

Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan, sementara pemerintah fokus memastikan kualitas layanan dan efektivitas penggunaan anggaran tetap terjaga.rajamedia

Komentar: