Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Bupati Maesyal Gaspol Digitalisasi MBG! Layanan Terintegrasi Satu Pintu

Laporan: Firman
Senin, 15 Juni 2026 | 15:12 WIB
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menggelar rapat bersama Forkopimda membahas layanan MBG - Foto: Prokopim Tangerang -
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menggelar rapat bersama Forkopimda membahas layanan MBG - Foto: Prokopim Tangerang -

RMBANTEN.COM — Kabupaten Tangerang — Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai mengebut digitalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bahkan mengumpulkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan program unggulan nasional tersebut berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.
 

Langkah strategis itu dibahas dalam rapat Forkopimda yang digelar di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (15/6/2026), dengan fokus utama membangun sistem digital terintegrasi untuk mendukung pelaksanaan MBG di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.
 

Satu Data, Satu Platform, Satu Keputusan
 

Dalam arahannya, Bupati Maesyal mengungkapkan Pemkab Tangerang tengah mengembangkan aplikasi khusus MBG yang akan menjadi pusat data seluruh aktivitas program makan bergizi gratis.
 

Menurutnya, selama ini masih terdapat berbagai tantangan, mulai dari data yang tersebar di berbagai instansi, pelaporan yang belum terpusat, hingga kebutuhan informasi yang harus tersedia secara cepat dan akurat.
 

Karena itu, Pemkab Tangerang mengusung konsep besar "Satu Data, Satu Platform, Satu Keputusan".
 

"Seluruh data dari Sentra Pangan (SPPG), sekolah, hingga madrasah akan terintegrasi dalam satu sistem. Dengan begitu pengambilan kebijakan bisa dilakukan lebih cepat, tepat, dan berbasis data terkini," ujar Maesyal.
 

Pelaporan Sekolah Akan Serba Digital
 

Selain integrasi data, rapat juga membahas peta jalan atau roadmap pengembangan aplikasi MBG yang akan dilakukan secara bertahap.
 

Pada fase awal, pengembangan akan difokuskan pada fitur self-service bagi Sentra Pangan dan satuan pendidikan.
 

Melalui fitur tersebut, sekolah maupun pengelola SPPG dapat melakukan pelaporan secara mandiri, lebih mudah, dan lebih akurat.
 

Menurut Maesyal, sistem ini akan meningkatkan transparansi sekaligus memperkuat pengawasan pelaksanaan program di lapangan.
 

"Langkah ini penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pengawasan Program Makan Bergizi Gratis," tegasnya.
 

Digitalisasi Jadi Kunci Sukses Program MBG
 

Maesyal menilai keberhasilan pembangunan tidak lagi cukup hanya mengandalkan perencanaan yang baik.
 

Kolaborasi antarlembaga dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting untuk memastikan setiap program berjalan optimal.
 

Karena itu, digitalisasi dipilih sebagai instrumen utama dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.
 

"Digitalisasi menjadi instrumen penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak maksimal bagi peningkatan kualitas generasi muda Kabupaten Tangerang," katanya.
 

"Sistem Terintegrasi Permudah Pengawasan"
 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dalam tata kelola pemerintahan modern.
 

Menurutnya, sistem yang terintegrasi akan memudahkan seluruh pemangku kepentingan melakukan pemantauan, evaluasi, hingga pengambilan keputusan secara cepat dan akurat.
 

Ia berharap aplikasi MBG nantinya mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, sekolah, madrasah, serta seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut.
 

"Saya berharap pengembangan aplikasi MBG dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan seluruh pihak terkait sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat, khususnya peserta didik di Kabupaten Tangerang," ujar Intan.
 

Generasi Sehat Jadi Target Utama
 

Dengan dukungan sistem digital yang terintegrasi, Pemkab Tangerang optimistis Program Makan Bergizi Gratis akan berjalan semakin efektif.
 

Lebih dari sekadar program bantuan pangan, MBG diproyeksikan menjadi salah satu instrumen penting untuk mencetak generasi muda Kabupaten Tangerang yang sehat, cerdas, dan produktif.
 

Bagi Pemkab Tangerang, teknologi bukan sekadar alat bantu administrasi, tetapi fondasi baru untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya atas makanan bergizi secara tepat dan berkelanjutan.rajamedia

Komentar: