Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Jemput Bola ke Labuan, 1.200 Warga Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Laporan: Firman
Senin, 10 Agustus 2026 | 07:28 WIB
Gubernur Banten Andra Soni saat menyaksikan warga Labuan Pandeglang sedang cek kesehatan gratis (CKG) - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni saat menyaksikan warga Labuan Pandeglang sedang cek kesehatan gratis (CKG) - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM – Pandeglang — Lebih dari 1.200 warga Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, antusias mengikuti jalan sehat sekaligus Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bersama Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Minggu (9/8/2026).
 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Banten mendorong masyarakat agar rutin memeriksakan kondisi kesehatan sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini penyakit.
 

Jalan sehat dimulai dari MTsN 2 Pandeglang dan berakhir di Lapangan Pantai Ceria, Kecamatan Labuan. Di lokasi tersebut, pelaksanaan CKG dipusatkan dengan menyediakan 15 stan pelayanan kesehatan.

Andra Soni Sapa Warga di Lokasi CKG
 

Gubernur Andra Soni bersama Wagub Achmad Dimyati Natakusumah meninjau langsung pelaksanaan CKG. Keduanya menyapa masyarakat yang tengah mengikuti pemeriksaan kesehatan.
 

Berbagai layanan pemeriksaan tersedia, mulai dari pengukuran fisik dan status gizi, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga pemeriksaan rontgen.
 

Andra Soni mengajak seluruh masyarakat Banten tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan melalui Program CKG yang hadir hingga ke berbagai daerah.
 

Menurutnya, pemeriksaan rutin merupakan langkah preventif untuk menjaga masyarakat tetap sehat dan produktif.
 

“Memeriksa kesehatan itu dilakukan agar kita bisa mendeteksi penyakit lebih dini, mencegah komplikasi serius, serta mengantisipasi risiko gangguan kesehatan sejak awal sebelum menimbulkan gejala,” kata Andra Soni.
 

Keluarga Jadi Garda Terdepan
 

Andra Soni juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membangun kesadaran hidup sehat.
 

Menurutnya, lingkungan keluarga merupakan ruang terkecil sekaligus fondasi penting dalam mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan.
 

“Jadi ibu-ibu harus bisa mengajak bapak-bapaknya untuk ikut bersama-sama melakukan pengecekan kesehatan. Ini penting karena kalau sudah terdeteksi, kita bisa mengambil langkah penyembuhannya. Insya Allah di seluruh RSUD di Banten sekarang ini sudah gratis,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat tidak menunggu munculnya gejala penyakit untuk memeriksakan diri.
 

Capaian CKG Banten Tembus 5,1 Juta Warga
 

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni mengungkapkan capaian Program CKG di Provinsi Banten terus mendekati target yang telah ditetapkan.
 

Dari target sebanyak 5,9 juta warga, hingga saat ini sekitar 5,1 juta warga telah mengikuti Program CKG.
 

Dengan capaian tersebut, Provinsi Banten masuk dalam tiga besar nasional dalam pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat.
 

Warga Labuan Sambut Posyankes Jemput Bola
 

Manfaat layanan CKG juga dirasakan langsung masyarakat Labuan. Salah satunya Annisa (37), warga setempat yang mengikuti pemeriksaan rontgen.
 

Ia menyambut baik pelaksanaan CKG yang dilakukan langsung di wilayah tempat tinggal masyarakat.
 

Menurut Annisa, mekanisme jemput bola membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
 

“Terutama bagi lansia. Karena kalau harus ke Puskesmas itu jaraknya lumayan jauh,” ujar Annisa.
 

Ia bahkan dapat membawa suami dan anaknya untuk bersama-sama mengikuti pemeriksaan kesehatan.
 

“Iya kata Pak Gubernur tadi benar, kita nggak boleh takut melakukan pemeriksaan kesehatan, karena ini baik untuk ke depannya,” katanya.
 

CKG Jadi Langkah Preventif
 

Program CKG yang dilaksanakan hingga tingkat daerah menjadi bagian dari pendekatan preventif pemerintah dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat.
 

Bagi warga Labuan, kehadiran layanan kesehatan langsung di tengah masyarakat bukan hanya memudahkan akses pemeriksaan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa mencegah jauh lebih baik daripada mengobati.
 

Melalui program tersebut, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
 

RAJA MEDIA — Melayani Publik, Mengawal Informasi.rajamedia

Komentar: