Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Andra Soni Dorong Penataan Kabel di Banten, Telkom Akses Siap Dukung Program Indonesia Asri

Laporan: Firman
Rabu, 23 September 2026 | 08:52 WIB
Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan jajaran Komisaris dan Direksi PT Telkom Akses di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (22/9/2026). - Biro Adpimpro Tangsel -
Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan jajaran Komisaris dan Direksi PT Telkom Akses di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (22/9/2026). - Biro Adpimpro Tangsel -

RAJAMEDIA.CO – Serang – Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan jajaran Komisaris dan Direksi PT Telkom Akses di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (22/9/2026).
 

Pertemuan tersebut membahas koordinasi pengelolaan infrastruktur telekomunikasi sekaligus penataan jaringan utilitas kabel udara di seluruh wilayah Provinsi Banten.
 

Penataan Kabel Diselaraskan dengan Program Daerah
 

Andra Soni mengatakan, pengelolaan infrastruktur telekomunikasi oleh Telkom Akses perlu diselaraskan dengan program pembangunan yang berjalan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
 

Menurutnya, penataan jaringan utilitas juga merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait program Indonesia Asri, Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
 

Salah satu perhatian utama adalah keberadaan kabel jaringan utilitas yang masih terlihat semrawut di sejumlah wilayah Banten.


“Ini perlu dikolaborasikan dan diintegrasikan dengan program-program yang ada di wilayah pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten,” ungkap Andra.
 

Diskominfo Diminta Susun Roadmap SJUT
 

Andra menegaskan, penataan jaringan utilitas tidak hanya menjadi tanggung jawab Telkom Akses. Pasalnya, jaringan kabel di lapangan juga dimiliki oleh berbagai operator telekomunikasi.
 

Karena itu, Gubernur Banten menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Banten untuk berkoordinasi menyusun peta jalan (roadmap) Sistem Jaringan Utilitas Terintegrasi (SJUT) yang dapat diterapkan secara seragam antarwilayah.


“Ternyata kabel itu bukan hanya milik Telkom Akses, melainkan ada operator-operator lain. Ini tentu harus terkoordinasi dengan baik,” imbuhnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuat penataan jaringan telekomunikasi lebih terintegrasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri di masing-masing wilayah.
 

KP3B Jadi Salah Satu Percontohan
 

Andra menyebut penataan jaringan utilitas tanpa kabel udara telah diterapkan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) serta sejumlah kawasan perumahan besar di wilayah Tangerang Raya.
 

Di kawasan tersebut, berbagai utilitas telah ditempatkan secara lebih tertata melalui sistem pengelolaan yang terintegrasi.


“Kabel telepon, kabel listrik, dan kabel internet, semuanya sudah berada dalam satu pengelolaan yang baik. Kami akan terus mengoordinasikan langkah ini sebaik mungkin untuk pembangunan Banten,” jelas Andra.
 

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi referensi dalam memperluas penataan jaringan utilitas ke kawasan lainnya di Banten.
 

Telkom Akses Siap Dukung Program Indonesia Asri
 

Sementara itu, Direktur Utama Telkom Akses Irphan Wijaya menyatakan kesiapan perusahaan untuk mendukung program unggulan Pemerintah Provinsi Banten, khususnya penertiban SJUT yang sejalan dengan program Indonesia Asri.


“Kami akan terus mendukung program unggulan Provinsi Banten. Seperti arahan Pak Gubernur Andra Soni tadi, dalam rangka mendukung program Indonesia Asri, salah satu langkah konkretnya adalah penertiban SJUT,” ujarnya.
 

Irphan menambahkan, Telkom Akses juga tengah menggencarkan program penataan kabel udara secara nasional. Untuk saat ini, pengerjaan tersebut salah satunya difokuskan di wilayah Banten.
 

Masyarakat Bisa Laporkan Kabel Semrawut
 

Telkom Akses juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam menjaga estetika lingkungan dengan menyampaikan laporan apabila menemukan jaringan kabel yang tidak tertata.
 

Pengaduan terkait kesemrawutan jaringan kabel dapat disampaikan melalui layanan call center 188.
 

Kolaborasi antara Pemprov Banten, Telkom Akses, dan operator telekomunikasi lainnya diharapkan dapat mempercepat terwujudnya sistem jaringan utilitas yang lebih tertib, aman, terintegrasi, sekaligus mendukung wajah wilayah Banten yang lebih rapi.
 

Turut hadir dalam audiensi tersebut Komisaris PT Telkom Akses Ricky HS Tamba beserta jajaran direksi dan Kepala Diskominfo Provinsi Banten Beni Ismail.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: