Andra Soni: Silat Tjimande Bukan Sekadar Bela Diri, Tapi Benteng Karakter Generasi Banten
RMBANTEN.COM – Kota Serang – Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi peresmian Balai Latihan Seni Silat Pasanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI) di Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Jumat (18/9/2026).
Peresmian tersebut dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sekaligus dalam rangka Milad ke-3 PTBI. Kehadiran balai latihan ini dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan seni budaya Banten sekaligus membangun karakter generasi muda.
Menjaga Identitas dan Jati Diri Banten
Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk terus mendukung keberadaan dan pengembangan kebudayaan lokal.
Menurutnya, keberadaan padepokan atau balai latihan seni budaya menjadi semakin penting di tengah perubahan zaman dan tantangan yang dihadapi generasi muda.

"Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan seni budaya sekaligus membangun karakter generasi muda Banten," ujar Andra.
Ia menilai, tradisi silat yang berkembang di Banten tidak semata-mata berbicara mengenai kemampuan fisik. Lebih dari itu, silat memiliki nilai pendidikan yang berkaitan dengan disiplin, moral, spiritualitas, persaudaraan, dan kebersamaan.
Silat Tjimande Sarat Nilai Luhur
Andra mengatakan, Silat Tjimande sebagai bagian dari tradisi silat Banten memiliki posisi penting dalam menjaga identitas budaya masyarakat.
"Silat Tjimande sebagai tradisi silat Banten tidak hanya menjadi seni bela diri, tetapi juga sarana pendidikan karakter, penanaman nilai moral, spiritual, dan kebersamaan," tuturnya.
Karena itu, menurut Andra, pelestarian silat harus dilakukan secara berkelanjutan. Generasi muda perlu diperkenalkan tidak hanya pada teknik dan ketangkasan, tetapi juga nilai-nilai yang terkandung di balik tradisi tersebut.
Dari Banten untuk Generasi Masa Depan
Provinsi Banten memiliki kekayaan adat, seni dan budaya yang beragam. Silat Tjimande menjadi salah satu bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga agar tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.
Keberadaan Balai Latihan PTBI di Walantaka diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus wadah interaksi masyarakat dan generasi muda.
Kapolri Listyo Sigit sendiri menegaskan balai tersebut dapat dimanfaatkan bukan hanya oleh PTBI, tetapi juga perguruan silat lainnya dan masyarakat untuk kegiatan seni budaya serta kearifan lokal.
Dengan demikian, balai latihan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai tempat berlatih silat, tetapi berkembang menjadi ruang bersama untuk merawat tradisi, memperkuat persaudaraan, dan membentuk generasi Banten yang memiliki ketangguhan fisik sekaligus karakter.
Andra berharap momentum peresmian ini menjadi langkah nyata untuk memastikan seni budaya Banten tetap tumbuh dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Peristiwa | 6 hari yang lalu
Warta Banten | 5 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu
Pulitik Jero | 4 hari yang lalu
Gaya Hirup | 4 hari yang lalu
Patandang | 6 hari yang lalu
Gaya Hirup | 1 minggu yang lalu