Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Banjir Putus Jalan Lingkar Selatan Cilegon, Akses Cilegon–Anyer Lumpuh Total!

Laporan: Iyan Sopian
Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:25 WIB
Tangkapan layar banjir di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon - Repro -
Tangkapan layar banjir di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon - Repro -

RMBANTEN.COM - Cilegon — Banjir kembali melumpuhkan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon. Genangan air setinggi hampir setengah badan mobil merendam ruas jalan di wilayah Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten, hingga membuat akses utama tersebut terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan.
 

Banjir terjadi sejak Jumat (2/1/2026) sore hingga malam hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten memastikan kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari dan menuju kawasan industri serta jalur wisata Anyer lumpuh total.
 

Air Setinggi Mobil, Kendaraan Tak Bisa Melintas
 

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan pengendara sempat nekat menerobos genangan air pada sore hari. Namun, ketinggian air yang hampir mencapai setengah badan mobil memaksa banyak kendaraan berhenti.
 

Pada rekaman malam hari, arus air tampak mengalir deras melintasi badan jalan. Kondisi itu membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa melintas, sehingga akses Jalan Lingkar Selatan dinyatakan putus.
 

BPBD: Titik Banjir di Cigading–Ciwandan
 

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, mengatakan banjir berpusat di kawasan Cigading, Kecamatan Ciwandan. Hingga Jumat malam, kondisi jalan masih belum dapat dilalui.
 

“Masih terputus. Titik banjir ada di Cigading, Ciwandan, dan tidak bisa dilewati kendaraan,” kata Lutfi.
 

BPBD juga mencatat sempat terjadi kepadatan kendaraan dari arah Kota Cilegon menuju Anyer akibat pengendara mencari jalur alternatif.
 

Drainase Minim dan Tersumbat
 

Menurut Lutfi, Jalan Lingkar Selatan Cilegon memang menjadi salah satu ruas jalan yang rawan banjir, terutama saat hujan deras atau turun dalam durasi panjang. Penyebab utamanya adalah sistem drainase yang kecil dan banyak tersumbat.
 

“Kalau di Ciwandan ini, hujan seharian atau semalaman hampir pasti banjir karena drainasenya kecil dan tersumbat,” ujarnya.
 

Selain itu, aliran air hujan di kawasan tersebut tidak memiliki jalur pembuangan yang memadai, sehingga air mudah meluap ke badan jalan.
 

Jalur Pembuangan ke Laut Tertutup Industri
 

Aktivitas industri di kawasan Cilegon disebut turut memperparah kondisi banjir. Jalur pembuangan air hujan yang sebelumnya langsung mengalir ke laut kini banyak tertutup.
 

“Dulu pembuangan air ke laut. Sekarang karena banyak pabrik, jalur pembuangan air hujan sudah tidak ada. Akses ke laut tertutup,” kata Lutfi.
 

BPBD mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk menghindari kawasan JLS Cilegon sementara waktu serta mengikuti arahan petugas hingga kondisi banjir benar-benar surut.rajamedia

Komentar: