Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

122.994 Unit Kendaraan Tercatat Masuk Jakarta, Arus Balik Mulai Mengalir!

Laporan: Raja Media Network
Senin, 23 Maret 2026 | 21:10 WIB
Ilustrasi Arus mudik - Repro -
Ilustrasi Arus mudik - Repro -

RMBANTEN.COM - Jakarta — Arus balik Lebaran mulai terasa di ibu kota. Ratusan ribu kendaraan tercatat masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama pada Minggu (22/3/2026).
 

Namun menariknya, angka itu justru masih di bawah kondisi normal harian.
 

Data dari Mabes Polri menunjukkan, total kendaraan yang masuk Jakarta mencapai 122.994 unit.
 

Turun dari Normal, Tapi Naik dari Tahun Lalu
 

Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 Polri, Marupa Sagala, mengungkapkan angka tersebut turun 3,66 persen dibanding hari biasa.
 

Tapi jika dibandingkan Lebaran tahun lalu, justru ada kenaikan.
 

“Kendaraan yang masuk ke Jakarta meningkat 3,73 persen dibandingkan periode Lebaran sebelumnya,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
 

Artinya, arus balik mulai bergerak—meski belum mencapai puncak.
 

Kendaraan Keluar Jakarta Melonjak
 

Di sisi lain, volume kendaraan yang keluar Jakarta justru melonjak tajam.
 

Dalam rentang waktu pukul 06.00 hingga 22.00 WIB, tercatat 168.159 kendaraan meninggalkan ibu kota.
 

Lonjakannya tidak main-main. Naik hingga 65,79 persen dibandingkan kondisi normal.
 

“Dan meningkat 2,06 persen dibandingkan Lebaran 2025,” kata Marupa.
 

Sinyal Arus Balik Mulai Menguat
 

Polri melihat tren ini sebagai tanda awal gelombang arus balik. Pergerakan kendaraan menuju Jakarta mulai meningkat secara bertahap.
 

Belum memuncak—tapi sudah terasa.
 

Puncak Diprediksi Dua Gelombang
 

Polri memprediksi puncak arus balik akan terjadi dalam dua tahap:
 

1. Gelombang pertama: 24 Maret 2026 

2. Gelombang kedua: 28–29 Maret 2026 
 

Artinya, lonjakan kendaraan masih akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.
 

Imbauan: Atur Perjalanan, Jangan Serempak
 

Menghadapi potensi kepadatan, Polri mengimbau masyarakat tidak melakukan perjalanan secara bersamaan.
 

Perencanaan jadi kunci.
 

“Manfaatkan kebijakan yang ada agar perjalanan bisa dilakukan bertahap,” ujar Marupa.
 

Pesan ini penting. Karena arus balik bukan hanya soal pulang—tapi soal sampai dengan selamat.rajamedia

Komentar: