Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Andra Soni: Sekolah Gratis Harus Cetak SDM Unggul, Bukan Sekadar Bebas Biaya

Laporan: CAREP-02
Rabu, 15 Juli 2026 | 11:28 WIB
Gubernur Andra Soni saat meninjau pelaksanaan MPLS sekaligus mengevaluasi Program Sekolah Gratis di SMK Jaya Buana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/7/2026). - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Andra Soni saat meninjau pelaksanaan MPLS sekaligus mengevaluasi Program Sekolah Gratis di SMK Jaya Buana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/7/2026). - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM — Kabupaten Tangerang — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan Program Sekolah Gratis bukan sekadar kebijakan menghapus biaya pendidikan, tetapi menjadi strategi besar untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, kompetitif, dan siap bersaing di dunia kerja hingga tingkat internasional.
 

Penegasan itu disampaikan saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus mengevaluasi Program Sekolah Gratis di SMK Jaya Buana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/7/2026).
 

Menurut Andra, keberhasilan program tidak diukur dari kata "gratis", melainkan dari kualitas lulusan yang dihasilkan.
 

Gratis Harus Berbanding Lurus dengan Mutu
 

Andra Soni mengapresiasi sekolah-sekolah swasta yang bergabung dalam Program Sekolah Gratis karena mampu membuktikan bahwa pendidikan berkualitas tetap bisa dinikmati masyarakat tanpa membebani biaya.
 

"Program ini bukan sekadar gratis. Yang paling penting adalah bagaimana sekolah mampu menghadirkan pendidikan yang berkualitas sehingga melahirkan lulusan yang siap bersaing," tegas Andra melansir laman bantenprov.go.id.
 

Ia menilai SMK Jaya Buana menjadi contoh keberhasilan program tersebut.
 

Memasuki tahun kedua sebagai mitra Pemprov Banten, sekolah itu kini membina hampir 2.000 siswa di 10 program keahlian teknik yang seluruhnya masuk dalam Program Sekolah Gratis.
 

130 Perusahaan dan Kampus China Jadi Mitra
 

Keunggulan SMK Jaya Buana tidak hanya terlihat dari jumlah siswa.
 

Sekolah tersebut telah menjalin kerja sama dengan 130 perusahaan industri serta dua perguruan tinggi teknik di China.
 

Kolaborasi itu membuka peluang besar bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan maupun bekerja di luar negeri.
 

Andra bahkan mengungkapkan sembilan siswa telah memperoleh beasiswa untuk melanjutkan studi ke China.
 

Selain itu, sekolah tersebut juga mengirimkan wakil Provinsi Banten dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional.
 

"Ini membuktikan bahwa sekolah swasta peserta Program Sekolah Gratis mampu menghasilkan lulusan yang berprestasi dan memiliki daya saing tinggi," ujarnya.
 

Akses Pendidikan Makin Terbuka
 

Andra memastikan Pemprov Banten akan terus memperluas Program Sekolah Gratis agar seluruh anak yang belum tertampung di sekolah negeri tetap memperoleh hak atas pendidikan.
 

Menurutnya, sekolah swasta menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan.
 

"Kalau tidak tertampung di sekolah negeri, anak-anak tetap bisa sekolah melalui Program Sekolah Gratis di sekolah swasta. Tidak boleh ada anak Banten yang putus sekolah karena alasan biaya," katanya.
 

Ia juga memastikan peningkatan kualitas pendidikan akan dilakukan secara merata, baik di sekolah negeri maupun swasta.
 

Peminat Membludak
 

Kepala SMK Jaya Buana Aan Angsori mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap Program Sekolah Gratis terus meningkat.
 

Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah menerima sekitar 1.000 siswa baru, naik dibanding tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 912 siswa.
 

Bahkan jumlah pendaftar sebenarnya hampir menembus 2.000 orang, namun sekolah membatasi penerimaan agar kualitas pembelajaran tetap terjaga.
 

"Kami membatasi jumlah siswa agar fasilitas dan kualitas pendidikan tetap optimal," jelas Aan.
 

Menurutnya, seluruh program pendidikan di sekolah diarahkan melalui konsep BMW Sakti (Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha) yang diperkuat kemitraan dengan dunia industri dan perguruan tinggi internasional.
 

Siswa Merasakan Manfaat
 

Program Sekolah Gratis juga mendapat apresiasi langsung dari para siswa.
 

Raisa, siswi kelas XI Teknik Komputer Jaringan (TKJ), mengaku keluarganya sangat terbantu karena selama satu tahun penuh tidak lagi dibebani biaya sekolah.
 

"Benar-benar gratis. Orang tua jadi lebih ringan, dan kami bisa belajar dengan tenang," ujarnya.
 

Hal serupa disampaikan Siti Alfiah Sahnaz, siswi kelas XI Teknik Kimia Industri.
 

Ia berharap Program Sekolah Gratis terus berlanjut agar semakin banyak anak-anak Banten memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas.
 

Investasi Masa Depan Banten
 

Andra Soni menegaskan pendidikan merupakan investasi terbesar dalam membangun masa depan daerah.
 

Karena itu, Pemprov Banten akan terus memperkuat Program Sekolah Gratis sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan mampu melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tajam, Terpercaya.rajamedia

Komentar: