Festival Muharram Cengkok Menggema! Andra Soni dan Maesyal Ajak Warga Perkuat Ukhuwah
RMBANTEN.COM — Kabupaten Tangerang — Semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah terasa begitu kental di Kampung Cengkok, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja. Ribuan warga memadati Festival Muharram Cengkok 1448 H yang resmi dibuka Gubernur Banten Andra Soni, Sabtu (11/7/2026).
Hadir dalam acara tersebut Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang menegaskan bahwa Festival Muharram bukan sekadar perayaan pergantian tahun Hijriah, tetapi menjadi momentum memperkuat nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Lebih dari Sekadar Perayaan
Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi seluruh panitia, DKM Masjid Al-Hidayah, LPK Cengkok Karya Mandiri, serta masyarakat yang telah menjaga tradisi keagamaan tersebut dengan penuh semangat gotong royong.
Menurutnya, rangkaian kegiatan seperti santunan anak yatim, sunatan massal, bazar UMKM, diskusi literasi hingga pentas seni budaya Banten membuktikan bahwa Festival Muharram mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan penuh semangat kebersamaan," ujar Maesyal.
Semangat Hijrah untuk Kabupaten Tangerang
Maesyal mengatakan makna hijrah tidak hanya berpindah secara fisik, tetapi juga menjadi dorongan untuk membangun kehidupan yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih produktif.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam membangun Kabupaten Tangerang yang maju, religius, dan berdaya saing.
"Mari kita terus memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen untuk membangun Kabupaten Tangerang yang semakin maju, religius, dan berdaya saing," katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama festival berlangsung.
Andra Soni: Tradisi Harus Terus Dilestarikan
Gubernur Banten Andra Soni turut memberikan apresiasi atas konsistensi masyarakat Kampung Cengkok dalam menjaga tradisi Muharram.
Menurutnya, festival tersebut menjadi contoh nyata bagaimana nilai-nilai keagamaan dapat berjalan berdampingan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelibatan UMKM lokal dan berbagai kegiatan sosial.
"Festival Muharram Kampung Cengkok merupakan tradisi yang harus terus dilestarikan. Kehadiran UMKM lokal, sunatan massal, dan berbagai kegiatan sosial semakin memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan keharmonisan," ujar Andra.
UMKM hingga Santunan Anak Yatim
Festival Muharram Cengkok tahun ini menghadirkan beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Selain bazar UMKM, panitia juga menggelar santunan bagi anak yatim, sunatan massal, diskusi literasi, hingga pentas seni budaya Banten yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat berbagi sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat lokal.
Dapat Dukungan Pemerintah Pusat
Festival Muharram Cengkok juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
Kegiatan tersebut dihadiri Staf Khusus Kementerian Sosial serta Staf Khusus Kementerian Haji dan Umrah yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan keagamaan dan sosial sebagai bagian dari penguatan nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Patandang | 3 hari yang lalu
Warta Banten | 3 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Nagara | 4 hari yang lalu
Patandang | 6 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu