Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

20 Mustahik di Kota Tangerang Dilatih Terapis Pijat, Bekam dan Spa Syariah

Laporan: Firman
Selasa, 01 September 2026 | 12:57 WIB
BAZNAS Kota Tangerang membuka pelatihan terapis pijat, bekam, dan spa syariah bagi sekitar 20 mustahik. - Foto: Dok Pemkot Tangerang -
BAZNAS Kota Tangerang membuka pelatihan terapis pijat, bekam, dan spa syariah bagi sekitar 20 mustahik. - Foto: Dok Pemkot Tangerang -

RMBANTEN.COM — Kota Tangerang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang membuka pelatihan terapis pijat, bekam, dan spa syariah bagi sekitar 20 mustahik. Pelatihan berlangsung selama sepekan, 31 Agustus hingga 6 September 2026, tanpa dipungut biaya.
 

Program tersebut digelar melalui kolaborasi BAZNAS Kota Tangerang dengan Latifa Academy untuk membekali mustahik dengan keterampilan yang memiliki peluang kerja sekaligus usaha mandiri.
 

Bekal Keterampilan untuk Mandiri
 

Ketua BAZNAS Kota Tangerang Aslie Elhusyairy mengatakan pelatihan diharapkan dapat membuka jalan bagi para mustahik untuk memperoleh penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
 

“Kami berharap, pelatihan ini bisa membekali para mustahik agar siap bekerja, memperoleh penghasilan hingga dapat memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Aslie di Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang, Selasa (1/9/2026).

Dapat Sertifikasi
 

Owner Latifa Bumi Berdaya (Latifa Academy) Verawaty Amir mengatakan peserta akan mendapatkan pembekalan sekaligus sertifikasi sebagai bekal mengembangkan keterampilan menjadi pekerjaan maupun peluang usaha.
 

Materi pelatihan mencakup pijat tradisional, refleksi dan berbagai teknik lainnya yang diberikan oleh praktisi berpengalaman.


“Ada berbagai macam materi yang akan disampaikan selama sepekan ke depan mulai dari pijat tradisional, refleksi, dan sebagainya dari praktisi yang mempunyai rekam jejak pengalaman panjang,” kata Verawaty.
 

Mustahik Didukung Jadi Lebih Berdaya
 

Program tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta. Selain menambah keterampilan, pelatihan dinilai dapat membuka peluang penghasilan baru dan mendorong kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
 

Salah satu peserta, Saprudin, warga Periuk, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pelatihan setelah sebelumnya terkena PHK dan kini mengandalkan pekerjaan sebagai pengemudi ojek online.
 

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini untuk mendapatkan wawasan, keterampilan dan pengalaman baru yang bisa digunakan untuk membuka peluang penghasilan lainnya,” ungkapnya.
 

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan mustahik agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki keterampilan, peluang kerja, dan kemampuan membangun usaha secara mandiri.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: