Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

100 Sekolah di Tangerang Raya Disulap Jadi 'Sekolah Impian' Lewat Revitalisasi Rp 105 M

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:52 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat mersikan 100 sekolah hasil program Revitalisasi Satuan Pendidikan di wilayah Tangerang Raya, Rabu (14/1/2026). - Kemendikdasmen -
Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat mersikan 100 sekolah hasil program Revitalisasi Satuan Pendidikan di wilayah Tangerang Raya, Rabu (14/1/2026). - Kemendikdasmen -

RMBANTEN.COM - Tangerang Selatan - Pemerintah meresmikan 100 sekolah hasil program Revitalisasi Satuan Pendidikan di wilayah Tangerang Raya, Rabu (14/1/2026). 
 

Peresmian dipusatkan di SD Islam Ruhama Lab School Cirendeu, Kota Tangerang Selatan, sebagai bentuk komitmen menghadirkan sekolah yang aman, nyaman, dan layak bagi siswa.
 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan, revitalisasi ini adalah wujud nyata kehadiran negara untuk memastikan satuan pendidikan menjadi ruang belajar yang bermartabat. 
 

Di Tangerang Raya saja, total nilai bantuan program ini mencapai Rp 105 miliar.
 

“Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan sekolah-sekolah kita menjadi tempat belajar yang layak, aman, dan mendukung pembelajaran bermutu,” ujar Menteri Mu'ti.
 

Tak Hanya Kelas, Toilet hingga Laboratorium Diperbaiki Total
 

Menteri Mu'ti menjelaskan, revitalisasi mencakup perbaikan dan pembangunan menyeluruh. Mulai dari ruang kelas, fasilitas sanitasi, perpustakaan, laboratorium, hingga ruang praktik agar sekolah menjadi tempat belajar yang ramah anak.
 

“Revitalisasi tidak hanya mencakup pembangunan ruang kelas, tetapi juga penambahan toilet, perpustakaan, laboratorium, dan berbagai sarana fisik lainnya agar sekolah benar-benar mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas,” jelasnya.
 

Secara keseluruhan di Banten, program ini telah menjangkau 323 sekolah pada tahun 2025 dengan total anggaran Rp 380 miliar.
 

Per Menteri Baru Diluncurkan, Targetnya Sekolah Bebas dari Atap Bocor
 

Dalam kesempatan yang sama, Kemendikdasmen juga meluncurkan Peraturan Menteri Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. Aturan ini bertujuan membangun lingkungan sekolah yang aman secara fisik, sosial, spiritual, dan digital.
 

Menutup sambutannya, Menteri Mu'ti menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mempercepat revitalisasi sesuai arahan Presiden.
 

“Sebagaimana arahan Presiden, kami ingin memastikan tidak ada lagi sekolah dengan bangunan rusak, atap bocor, atau sanitasi yang tidak layak. Sekolah harus menjadi tempat yang memuliakan anak,” pungkasnya.
 

Diawali Senam Serentak, Ditutup dengan Ikrar Pelajar
 

Rangkaian peresmian diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti serentak oleh 100 sekolah di Tangerang Raya. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan karakter positif peserta didik.
 

Kemendikdasmen juga meluncurkan lagu anak dari album Karya Cipta Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini (KICAU) 2025. Acara ditutup dengan pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia oleh perwakilan siswa.rajamedia

Komentar: