Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Logo HUT ke-33 Kota Tangerang Diluncurkan, Sachrudin: Pilih Sederhana & Berempati!

Laporan: Halim Dzul
Kamis, 15 Januari 2026 | 09:32 WIB
Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama wakilnya Maryono saat melaunching Logo HUT 33 Kota Tangerang dan rangkaian acarannya- Dok. Pemkot Tangerang -
Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama wakilnya Maryono saat melaunching Logo HUT 33 Kota Tangerang dan rangkaian acarannya- Dok. Pemkot Tangerang -

RMBANTEN.COM - Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi meluncurkan logo dan tema peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang Tahun 2026. Mengusung tema “33 Tahun Kota Tangerang, Bersama Melayani, Tiada Henti”, peringatan hari jadi kota tahun ini dirancang lebih sederhana, sarat empati, dan difokuskan pada kegiatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
 

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan kesederhanaan peringatan HUT ke-33 merupakan bentuk keprihatinan atas musibah yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, sekaligus cerminan komitmen Pemkot Tangerang dalam menjalankan efisiensi dan efektivitas anggaran.
 

“Peringatan HUT tahun ini kami laksanakan secara sederhana. Ini bentuk empati dan solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak musibah, sekaligus komitmen mengelola anggaran secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar Sachrudin dalam konferensi pers di Patio Puspem Kota Tangerang, Rabu (14/1/2026).
 

Tahun Berkualitas, Pelayanan Tak Boleh Berhenti
 

Sachrudin menjelaskan, tema HUT ke-33 sekaligus menegaskan arah pembangunan Kota Tangerang pada 2026 sebagai Tahun Berkualitas, baik dari sisi pelayanan publik maupun hasil pembangunan yang dirasakan langsung oleh warga.
 

Menurutnya, kata Bersama menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Sementara Melayani menjadi jati diri pemerintah yang hadir dan bekerja untuk rakyat. Adapun frasa Tiada Henti menegaskan bahwa pelayanan terbaik harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
 

“Pelayanan publik yang berkualitas tidak boleh berhenti. Pemerintah harus terus hadir dan bekerja untuk masyarakat,” tegasnya.
 

Fokus Sosial di Bulan Ramadan
 

Lebih lanjut, Sachrudin menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-33 dirancang agar memberi dampak langsung bagi masyarakat. Hal ini menjadi semakin relevan karena puncak peringatan HUT Kota Tangerang pada 28 Februari bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
 

Sejumlah agenda yang disiapkan antara lain Diskon Pajak, Tangerang Great Sale, Tangerang Bersedekah, Tangerang Bersalawat, lomba kewilayahan, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
 

“Karena bertepatan dengan Ramadan, kegiatan HUT kami sesuaikan dengan nuansa religius dan kepedulian sosial. Fokusnya kebermanfaatan, kebersamaan, dan meringankan beban warga,” jelasnya.
 

Momentum Arah Pembangunan Kota
 

Sachrudin menegaskan, peringatan HUT ke-33 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menegaskan arah pembangunan Kota Tangerang yang berkualitas, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat.
 

“HUT ke-33 ini milik seluruh warga Kota Tangerang. Mari kita rayakan dengan cara yang bermakna, menjaga fasilitas publik, dan bersama-sama mewujudkan pelayanan serta pembangunan kota yang semakin berkualitas,” pungkasnya.
 

Makna Logo HUT ke-33
 

Sebagai informasi, logo HUT ke-33 Kota Tangerang sarat makna yang merepresentasikan perjalanan pembangunan kota, nilai kebersamaan, dan semangat pelayanan. Sejumlah ikon kebanggaan kota ditampilkan, seperti Masjid Al-A’zhom sebagai simbol spiritualitas dan akhlakul karimah, Jembatan Berendeng sebagai lambang konektivitas dan pertumbuhan, serta Tugu Adipura yang mencerminkan komitmen Kota Tangerang terhadap lingkungan yang bersih, indah, dan berkelanjutan.rajamedia

Komentar: