Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Makan Sahur

Oleh: Abdul Mu’ti
Minggu, 01 Maret 2026 | 10:46 WIB
Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti
Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti

RMBANTEN.COM -  Bagi orang yang berpuasa, baik puasa Ramadan atau puasa sunah, sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) makan sahur atau lebih tepatnya, makan di waktu sahur. Lafaz "ashar" (jamak dari sahur) disebutkan di dalam Surat Al-Dzariyat (51): 18 "Dan pada waktu sahur, mereka memohon ampun kepada Allah.". Para ahli tafsir menyebut waktu sahur adalah sepertiga malam yang akhir (tsulus al-lail). Sebagian menyebut seperenam malam (sudus al-lail).


Sahur adalah waktu istimewa. Waktu yang makbulah untuk berdoa. Disebutkan di dalam surat Al-Muzammil (73): 1-4, muslim dianjurkan bangun di waktu sahur, menunaikan salat dan membaca Al-Qur'an. Salat tahajjud (di waktu sahur) adalah ibadah yang dianjurkan agar meraih kemuliaan (Qs. Al-Isra [17]: 79). "Makan sahurlah, sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah (HR. Bukhari dari Anas bin Malik). Secara fikih, makan sahur dianjurkan di akhir waktu, menjelang salat subuh.


Makan sahur adalah ibadah yang bermanfaat untuk kebugaran selama berpuasa. Selain itu, kebiasaan bangun pagi merupakan salah satu kunci kesuksesan. Robin Sharma dalam buku 5AM Club: Own Your Morning Elevate Your Life (2018) menjelaskan bangun pagi berpengaruh bagi kesehatan mental yang disebut interior empire yaitu mindset (pikiran jernih), heartset (kesehatan emosi), healthset  (kebugaran jasmani), dan soulset (mental-spiritual yang sehat).


Untuk membiasakan bangun pagi, Sharma memberi tips Formula 20/20/20. Pertama: move. Bergerak melakukan aktivitas fisik, olahraga ringan untuk memacu kerja jantung, hormon endorfin, dan motorik. Kedua, reflect. Duduk tenang, berefleksi, menulis, dan aktivitas untuk menjernihkan pikiran dan hati. Ketiga, grow. Membaca, mendengarkan hal-hal yang inspiratif, menuangkan ide-ide baru, dsb.


Kalau formula 20/20/20 ala Robin Sharma diterapkan saat sahur, maka ada tiga kegiatan yang bisa dilakukan. Pertama, qiyamu al-lail seperti salat sunat (tarawih, tahajjud, dan witir), berzikir, dan membaca Al-Qur'an.


Kedua, olahraga ringan, relaksasi, jalan kaki, dsb. Ketiga, makan sahur dengan makanan yang halal, sehat, dan bergizi. Jeda saat imsak dengan membaca atau mendengarkan tausiah dilanjutkan salat subuh.


Demikianlah hikmah makan sahur. Semua ajaran Islam, jika ditunaikan dengan ikhlas, tidak hanya bernilai ibadah tetapi juga kebugaran jasmani, kesehatan mental, kekuatan spiritual, kesuksesan karir, dan kebahagiaan hidup.rajamedia

Komentar: